Momen Iduladha identik dengan olahan daging kurban seperti sate, gulai, rendang, dan tongseng. Konsumsi daging merah berlebihan bisa memicu kenaikan kolesterol, apalagi jika diolah dengan santan atau lemak.

Penting menyeimbangkan pola makan dengan mengonsumsi makanan yang membantu menjaga kadar kolesterol tetap terkontrol. Berikut sembilan makanan yang direkomendasikan.

>>> Garena Hadirkan Kembali Bundle Legendary Eclipse Free Fire dengan Desain Futuristik

Oatmeal dan Gandum Utuh

Serat larut dalam oatmeal mengikat kolesterol di sistem pencernaan sebelum dibuang. Cocok dijadikan menu sarapan setelah beberapa hari makan makanan tinggi lemak.

Alpukat

Buah ini mengandung lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk jantung. Membantu menurunkan kolesterol jahat sekaligus menjaga kolesterol baik.

Ikan Berlemak

Salmon, tuna, dan mackerel kaya omega-3 yang menjaga kesehatan pembuluh darah dan menurunkan trigliserida. Sebaiknya diolah dengan dikukus atau dipanggang.

Apel

Mengandung pektin, serat larut yang mengurangi penyerapan kolesterol. Apel menjadi camilan harian praktis dan menyehatkan.

>>> Rupiah Melemah ke Rp17.855 per Dolar AS Akibat Tekanan Ekonomi Global

Sayuran Hijau

Bayam, kangkung, dan brokoli memiliki serat tinggi serta antioksidan. Baik untuk menurunkan kolesterol dan menjaga pembuluh darah.

Teh Hijau

Kandungan katekin dalam teh hijau membantu menurunkan kolesterol LDL. Disarankan tanpa gula sebagai pendamping makanan berlemak.

Kacang-Kacangan

Almond, walnut, dan kacang mete mengandung lemak sehat dan sterol nabati. Baik untuk kesehatan jantung dan stabilitas kolesterol.

Tomat

Kaya likopen, antioksidan yang membantu menjaga kesehatan jantung. Tomat dipercaya membantu menurunkan kolesterol darah.

>>> Erika Carlina Ungkap Putranya Alami DNA Trauma Akibat Stres Kehamilan

Tempe dan Tahu

Produk olahan kedelai ini sumber protein nabati. Mengganti sebagian daging merah dengan protein nabati membantu menjaga kolesterol tetap terkendali.