Pemerintah Tegaskan Bantuan Sapi Kurban Presiden Gunakan APBN Sesuai Aturan
Pemerintah memberikan klarifikasi terkait pengadaan hewan kurban Presiden Prabowo Subianto yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
Kebijakan ini menjadi sorotan publik karena menggunakan dana publik untuk ibadah kurban kepala negara.
>>> OJK Dukung Integrasi Operasional Bank Danamon dan MUFG
Pengadaan ini mencakup 1.098 ekor sapi yang didistribusikan ke seluruh Indonesia. Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menegaskan inisiatif ini murni untuk kepentingan umum.
“Sapi kurban presiden pada dasarnya dimaksudkan sebagai bentuk bantuan pemerintah, khususnya untuk melibatkan mereka yang membutuhkan dalam perayaan Iduladha,” kata Juri Ardiantoro dalam pernyataan tertulis.
Program ini sudah menjadi praktik lama di lingkup pemerintahan dan terpisah dari kepentingan pribadi presiden. Selain pengadaan resmi, Presiden Prabowo juga membeli hewan kurban menggunakan dana pribadi.
Daging dari kurban pribadi tersebut dibagikan langsung kepada warga. Majelis Ulama Indonesia menilai pengadaan ini tidak melanggar ketentuan agama.
“Dalam konteks negara modern, APBN mencerminkan baitul mal.
>>> Bad Bunny Jadi Pengisi Suara Karakter Baru di Toy Story 5
Kurban yang diinisiasi negara semata-mata ditujukan untuk kepentingan umum, tanpa masalah syariah,” kata Ketua Fatwa MUI Prof. Asrorun Niam Sholeh.
Ia menjelaskan bahwa para pemimpin dalam sejarah Islam diperbolehkan menggunakan kas negara untuk membeli hewan kurban.
Program ini memiliki logika yang sama dengan bantuan presiden untuk barang kebutuhan pokok.
“Praktik ini mirip dengan anggaran bantuan presiden untuk barang-barang kebutuhan pokok yang didistribusikan kepada masyarakat.
>>> Hugo Broos Panggil 26 Pemain untuk Piala Dunia 2026, Bafana Bafana Siap Berlaga
Logikanya sama, karena daging kurban tidak dikonsumsi oleh presiden melainkan didistribusikan langsung ke daerah-daerah,” ujar Asrorun Niam Sholeh.
Update Terbaru
Insinyur Jerman Kembangkan Robot Penjelajah Mars Bisa Berenang di Pasir
Jumat / 29-05-2026, 02:14 WIB
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 28 Mei 2026, Mainkan Timnas Indonesia dan Dapatkan Hadiah
Jumat / 29-05-2026, 02:14 WIB
Disney+ Tahan Rilis 'Knock-Off' Meski Kasus Kim Soo-hyun Berbalik
Jumat / 29-05-2026, 02:14 WIB
Album 'ARIRANG' BTS Bertahan di 10 Besar Billboard 200 Selama 9 Pekan
Jumat / 29-05-2026, 02:14 WIB
Harga Honda Jazz Bekas 2020 Stabil Mulai Rp210 Juta
Jumat / 29-05-2026, 02:14 WIB
Pemerintah Siap Tindak Tarif Berlebihan Turis Jelang Konser BTS di Busan
Jumat / 29-05-2026, 02:14 WIB
Akun Instagram Jung Kook BTS Tiba-tiba Ditangguhkan, Fans Bingung
Jumat / 29-05-2026, 02:13 WIB
Fakta di Balik Rumor Upin & Ipin Sudah Meninggal, Ini Jawaban Kreatornya
Jumat / 29-05-2026, 02:13 WIB
Sutradara Kamila Andini Raih Penghargaan Women in Cinema Spotlight di Cannes 2026
Jumat / 29-05-2026, 02:13 WIB
Syifa Hadju Hadiri CHANEL Métiers d'art 2026 di Seoul, Berfoto dengan Ji Chang-wook
Jumat / 29-05-2026, 02:13 WIB
5 Rekomendasi Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Nyaman dan Serbaguna
Jumat / 29-05-2026, 02:09 WIB
EA Sports Bagikan Kode Redeem FC Mobile untuk Berburu Kartu UTOTS
Jumat / 29-05-2026, 02:09 WIB
Kasus Diabetes Usia Muda Meningkat Akibat Perubahan Gaya Hidup
Jumat / 29-05-2026, 02:09 WIB
Kritik Revisi UU HAM: Antara Independensi dan Efektivitas Komnas HAM
Jumat / 29-05-2026, 02:09 WIB






