Pemerintah Korea Selatan berjanji mengambil tindakan tegas terhadap praktik tarif berlebihan pada turis di destinasi wisata utama.

Hal ini diumumkan Kementerian Keuangan dan Ekonomi pada Kamis, menyusul kekhawatiran harga akomodasi di Busan yang melonjak jelang konser BTS.

>>> Hyolyn Dilarikan ke Rumah Sakit, Batal Tampil di Festival Taiwan

Pengumuman tersebut disampaikan dalam rapat satuan tugas antar kementerian. Beberapa hotel di Busan diduga mengenakan tarif sangat tinggi menyambut acara yang digelar 12-13 Juni mendatang.

Langkah Pemerintah

Dalam rapat tersebut, peserta membahas langkah memberantas praktik tidak adil seperti pembatalan reservasi, tarif berlebihan, dan ketidaksesuaian dengan tarif yang dipajang.

Pemerintah akan menyediakan kamar alternatif di kota sekitar dengan memanfaatkan universitas, fasilitas keagamaan, dan asrama publik. Akomodasi murah atau gratis ini akan diinformasikan melalui situs pariwisata resmi Busan.

>>> Baca Preview Lookism Chapter 609 Bahasa Indonesia, Siap-Siap Panas! Ceritanya Mulai Terasa

Pada awal Juni, tim investigasi gabungan pemerintah yang meliputi otoritas antimonopoli dan pajak akan melakukan inspeksi langsung. Jika ditemukan pelanggaran, sanksi seperti penghentian operasi bisnis akan diterapkan.

Pemerintah Kota Busan juga berencana melakukan inspeksi di tempat wisata utama. Kementerian Keuangan menyarankan wisatawan melaporkan pembatalan reservasi tidak adil atau biaya tambahan tidak wajar ke otoritas terkait.

>>> Disney+ Belum Berencana Rilis 'Knock-Off' Kim Soo-hyun Meski Kasus Berbalik

Presiden Lee Jae Myung pada Rabu memperingatkan bahwa praktik tarif berlebihan dapat merusak citra Busan secara keseluruhan.