Menag Tanggapi Polemik Anggaran APBN untuk Kurban Presiden Prabowo
Menteri Agama Nasaruddin Umar menanggapi polemik penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pengadaan hewan kurban Presiden Prabowo Subianto.
Presiden menyalurkan lebih dari 1.000 hewan kurban pada Kamis (28/5/2026). Langkah ini memicu perhatian publik dan pengamat politik.
>>> Pemerintah Rancang Pagu Transfer ke Daerah 2027 Capai Rp810 Triliun
Nasaruddin Umar enggan berkomentar gamblang mengenai kontroversi tersebut. Ia menekankan esensi kurban adalah menghadirkan kebahagiaan dan menjamin kecukupan pangan bagi warga yang membutuhkan.
Pemerintah menilai langkah ini sebagai bagian dari program intervensi ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan. Sebagian pihak mempertanyakan akuntabilitas penggunaan anggaran negara untuk kegiatan keagamaan personal.
Menag menjelaskan bahwa hewan kurban dari Kepala Negara telah diterima pengelola Masjid Istiqlal Jakarta. Hewan tersebut kemudian disalurkan ke berbagai wilayah.
"Iya, jadi saya kira kemarin kita juga sudah jelaskan bahwa Bapak Presiden itu juga sudah kita terima hewan kurbannya di Istiqlal.
>>> Siklon Tropis Tingkatkan Risiko Penularan Hantavirus dan Diabetes
Ya, kalau Bapak Presiden mau memberikan ke tempat lain itu enggak ada masalah," ujar Menag.
Menurut Nasaruddin Umar, ajaran Islam menekankan kepedulian sosial pada hari besar keagamaan. Hal ini demi memastikan tidak ada warga yang kekurangan makanan.
Menag menambahkan bahwa semangat berbagi di Iduladha bersifat universal. "Kurban itu bukan hanya untuk umat Islam loh, ya.
Tetapi siapa pun yang kelaparan, siapa pun yang membutuhkan," pungkasnya.
>>> Dokter: Makan Daging Bukan Penyebab Langsung GERD
Penyisihan anggaran negara untuk hewan kurban kepala negara merupakan tradisi tahunan di Indonesia. Ini menjadi bentuk bantuan sosial keagamaan dari pemerintah untuk masyarakat di berbagai daerah.
Update Terbaru
5 Langkah Mudah Cek In Harian untuk Saldo Dana Gratis 2026
Kamis / 16-07-2026, 16:50 WIB
Kopdes Merah Putih Diklaim Bikin Harga Barang di Desa Lebih Murah dan Stabil
Kamis / 16-07-2026, 16:49 WIB
GIIAS 2026 Kedatangan 10 Merek Baru, Ini Daftarnya
Kamis / 16-07-2026, 16:49 WIB
Prabowo Bantah Bangsa Indonesia Malas, Sebut Rakyat Bekerja Sejak Subuh
Kamis / 16-07-2026, 16:49 WIB
Wacana Pencoretan Murid Mampu dari MBG Dinilai Picu Perundungan
Kamis / 16-07-2026, 16:49 WIB
Galaxy Tab S12 Ultra Live Image Bocor, Tak Ada Upgrade Kamera Hole-Punch
Kamis / 16-07-2026, 16:49 WIB
Panduan Memilih Treatment Lash yang Tepat dari Misumi Lash & Beauty
Kamis / 16-07-2026, 16:48 WIB
Bikin Sendiri Flower Gift Box Korea di Workshop Ini, Daftar Sekarang!
Kamis / 16-07-2026, 16:47 WIB
Adu Adventure 250cc: Morbidelli T250X vs QJMotor Tourino 250 DX
Kamis / 16-07-2026, 16:47 WIB
3 Kunci Fesyen Erling Haaland yang Mencuri Perhatian
Kamis / 16-07-2026, 16:36 WIB
Iran Pajang Poster Presiden AS di Peti Mati: Matilah Trump!
Kamis / 16-07-2026, 16:36 WIB
Standard Chartered Indonesia Luncurkan PaaS, Otomatisasi Pembayaran Korporasi
Kamis / 16-07-2026, 16:36 WIB
Spanyol vs Argentina, Final Ideal Piala Dunia 2026
Kamis / 16-07-2026, 16:35 WIB
Nick Faldo Kritis Gaya Bryson DeChambeau Jelang The Open
Kamis / 16-07-2026, 16:35 WIB







