Crystal Palace mencatat sejarah baru di sepak bola Inggris. Klub asal London Selatan itu berhasil menjadi juara kompetisi Eropa untuk pertama kalinya.

Gelar juara dipastikan setelah The Eagles menumbangkan wakil Jerman, RB Leipzig, dengan skor 1-0. Gol tunggal Jean-Philippe Mateta pada babak kedua menjadi penentu kemenangan dramatis.

>>> Paul McCartney Rilis Album Baru The Boys of Dungeon Lane

Keberhasilan ini menjadi penawar kekecewaan setelah musim lalu hak mereka berlaga di kompetisi Eropa dicabut akibat sanksi pelanggaran aturan kepemilikan multiklub oleh UEFA.

Momen Perpisahan Oliver Glasner

Laga final ini juga menjadi momen perpisahan bagi sang manajer, Oliver Glasner. Juru taktik berusia 51 tahun itu telah memutuskan mundur sejak awal tahun.

Glasner resmi mengakhiri masa baktinya dengan catatan sejarah emas. "Saya tidak percaya ini adalah pertandingan terakhir saya.

Ini adalah bab yang bagus untuk dibaca di buku Crystal Palace, tetapi bab-bab lain akan menyusul," ujarnya selepas pertandingan.

"Saya katakan kepada para pemain, ambillah sekarang apa yang layak kalian dapatkan setelah memenangkan Piala FA. Itu [Liga Europa] tertunda satu tahun.

Klub, penggemar, dan pemain mendapatkan apa yang layak mereka dapatkan," tambahnya.

Glasner yang menukangi klub sejak 2024 sukses mempersembahkan dua trofi mayor selama dua tahun kepemimpinannya di Selhurst Park.

Penerapan kedisiplinan yang ketat menjadi kunci konsistensi tim.

"Mereka harus bekerja sangat keras. Saya sangat menuntut.

>>> BMKG Minta Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem hingga Awal Juni

Jika pemain menurunkan standar sebesar satu atau dua persen, saya tidak bisa menerimanya," tegasnya.

Glasner juga memberikan pujian kepada para pemain. "Saya bisa menjadi pesulap terbaik, tetapi itu tidak akan berhasil tanpa para pemain.