Tadej Pogacar mendesak perubahan besar dalam kalender balap sepeda profesional setelah menghadapi hari yang sangat panas di Tour de France.

Pernyataan itu muncul setelah Mathieu van der Poel memenangkan etape kesembilan yang diperpendek dari Malemort ke Ussel. Tom Pidcock finis di posisi ketiga.

>>> Kebakaran Pub di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Puluhan Terluka

"Jika saya punya kekuasaan, saya akan mengubah seluruh kalender dan menghindari balapan di lokasi panas selama Juli dan Agustus," ujar Pogacar.

Ia mengaku frustrasi, tetapi tidak memiliki wewenang untuk menerapkan perubahan tersebut.

Usulan Waktu Mulai Lebih Awal

Cuaca ekstrem memaksa penyelenggara memperpendek etape. Diskusi pun muncul tentang kemungkinan memulai balapan lebih awal, misalnya pukul 10 pagi.

>>> Ice-T Kembali Penuh Waktu di Law & Order: SVU Musim 28

Namun, Pogacar menekankan bahwa hal itu tetap membuat pebalap bertanding di tengah panas. Ia menyarankan agar balapan dimulai pukul 8 pagi atau bahkan lebih awal.

Etape menuju Ussel mencakup tiga tanjakan curam dengan elevasi hampir 2.700 meter. Kondisi tersebut sangat mempengaruhi banyak pebalap.

>>> New York Times Tolak Panggilan Pengadilan Federal Terkait Kebocoran Air Force One

Meskipun mengalami luka pelana yang masih bisa diatasi, Pidcock tampil menonjol dengan bergabung dalam breakaway yang juga diikuti Van der Poel.