Dua studi terbaru dari CNBC dan ConsumerAffairs mengungkapkan negara bagian terbaik dan terburuk di Amerika Serikat untuk ditinggali pada tahun 2026.

Kebijakan kembali ke kantor dan kekurangan tenaga kerja mendorong perusahaan serta organisasi konsumen untuk lebih menekankan kualitas hidup regional dalam analisis tempat tinggal dan kerja.

>>> Washington Mystics Kalahkan Seattle Storm Lewat Comeback Kuarter Keempat

Studi CNBC 'America's Top States for Business' yang memasuki tahun ke-20 meningkatkan bobot kategori Kualitas Hidup menjadi 11,6% dari skor keseluruhan negara bagian, naik dari sekitar 10% tahun lalu.

Konsultan pemilihan lokasi Tom Stringer mengatakan strategi perusahaan kini bergeser ke lokasi yang menarik bagi gaya hidup untuk mengamankan bakat.

"Perusahaan kini mengejar orang, bukan orang yang mengejar pekerjaan," ujar Stringer.

Larry Gigerich, direktur pelaksana eksekutif Ginovus, menekankan investasi pada kualitas tempat adalah hal terpenting untuk menarik dan mempertahankan talenta.

>>> Game Open World Terbaik dan Gratis di HP Android dan iOS 2026

CNBC menyoroti Nebraska, Massachusetts, North Dakota, dan Virginia sebagai negara bagian berkinerja tinggi dalam kualitas hidup, dengan tingkat kematian akibat narkoba rendah, cakupan asuransi kesehatan luas, dan program pengurangan kejahatan kekerasan yang efektif.

Sementara itu, ConsumerAffairs menempatkan New Hampshire sebagai tujuan teratas untuk pindah pada 2026, dengan New Mexico, Louisiana, dan California di posisi terbawah.

California mencatat tahun kedua berturut-turut sebagai negara bagian terburuk ketiga untuk ditinggali karena krisis biaya hidup, tingkat pengangguran 4,2%, dan tingkat kejahatan kekerasan di atas rata-rata nasional.

Biaya perumahan di California mencapai 21,1% dari pendapatan rata-rata, lebih tinggi dari rata-rata nasional 17,6%, sementara harga barang dan jasa sekitar 10,7% di atas rata-rata nasional.

>>> Daftar HP Terbaik Nokia Sepanjang Masa: Kalian Setuju?

CNBC juga mengidentifikasi tantangan kualitas hidup di Arkansas, Oklahoma, Alabama, Missouri, dan Utah, termasuk kerawanan pangan, larangan aborsi ketat, dan rendahnya jumlah penyedia layanan kesehatan primer.