Biaya hidup menjadi faktor penting sebelum memutuskan pindah atau menetap di luar negeri. Setiap negara memiliki standar pengeluaran berbeda, mulai dari tempat tinggal, makanan, transportasi, hingga layanan kesehatan.

Namun, biaya murah bukan satu-satunya penentu. Keamanan, kualitas layanan kesehatan, akses fasilitas publik, dan kenyamanan hidup juga perlu dipertimbangkan.

>>> Bupati Sukoharjo Diduga Terima Upah Pungut Rp2,93 M Selama 5 Tahun

Beberapa negara menawarkan biaya hidup sangat rendah, tetapi belum tentu memiliki kualitas hidup sesuai kebutuhan.

Penting memilih negara yang tidak hanya ramah di kantong, tetapi juga layak ditinggali jangka panjang.

Mengutip Immigrant Invest, berikut tujuh negara dengan biaya hidup terjangkau yang diminati ekspatriat.

1. Mesir

Mesir menjadi salah satu negara dengan biaya hidup paling rendah di dunia. Rata-rata pengeluaran bulanan diperkirakan sekitar 350 dolar AS.

Selain sejarah dan warisan budaya, Mesir menawarkan biaya tempat tinggal, makanan, dan transportasi yang relatif murah. Calon pendatang tetap perlu mempertimbangkan kondisi ekonomi dan kualitas layanan publik.

2. Tunisia

Tunisia menjadi pilihan menarik di Afrika Utara dengan rata-rata biaya hidup sekitar 431 dolar AS per bulan.

Negara ini menawarkan keseimbangan antara biaya rendah dan kualitas hidup cukup baik.

Kebutuhan pokok di Tunisia relatif terjangkau. Namun, kendala bahasa bisa menjadi tantangan karena masyarakat lebih banyak menggunakan bahasa Arab dan Prancis.

3. Turki

Turki menjadi destinasi favorit ekspatriat dengan biaya hidup relatif rendah dan fasilitas perkotaan yang berkembang. Rata-rata biaya hidup sekitar 515 dolar AS per bulan.

Perpaduan budaya Timur dan Barat, ragam kuliner, serta jaringan transportasi yang baik menjadi daya tarik. Turki populer di kalangan pekerja jarak jauh yang ingin tinggal lebih lama.