Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah Indonesia pada 29 Mei hingga 1 Juni 2026.

Dinamika atmosfer yang masih aktif menjadi pemicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di beberapa daerah.

>>> Transaksi Kartu Kripto Melonjak 230 Persen, Tembus Rp 138 Triliun

BMKG menyatakan bahwa kondisi cuaca di Indonesia masih didominasi hujan ringan hingga lebat, meskipun sebagian wilayah mulai memasuki masa peralihan ke musim kemarau.

Wilayah Terdampak Hujan Sedang hingga Lebat

Wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang meliputi Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.

Papua Pegunungan kini berstatus siaga karena ancaman hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang.

>>> Pria Sewa Studio Bioskop dan Ubah Layar Ala Netflix untuk Kejutan Ultah Pasangan

Peringatan dini angin kencang juga dikeluarkan untuk Aceh, Sumatra Utara, Riau, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua Selatan.

Imbauan Keselamatan

BMKG mengingatkan risiko bencana hidrometeorologi meningkat akibat dinamika atmosfer yang signifikan. Masyarakat dan pemangku kepentingan diminta meningkatkan kesiapsiagaan.

Bagi yang beraktivitas di luar ruangan, disarankan menggunakan tabir surya atau pelindung untuk mengantisipasi paparan sinar matahari langsung di tengah cuaca fluktuatif.

>>> Astronom Temukan Sisa Galaksi Purba Loki di Bimasakti

Masyarakat juga diimbau menjaga kecukupan cairan tubuh guna mencegah dehidrasi. Hindari berlindung di bawah pohon, papan reklame, atau bangunan rapuh saat hujan disertai angin kencang demi keselamatan.