Bank Woori Saudara Fokus Garap Kredit Korporasi Ekosistem Korea
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (BWS) memfokuskan pengembangan portofolio kredit korporasi secara selektif. Targetnya adalah ekosistem bisnis perusahaan Korea di Indonesia.
Langkah ini diambil untuk memperkuat bisnis inti melalui optimalisasi layanan transaksi, pembiayaan, dan produk pendanaan.
>>> Harga Emas Antam Diprediksi Fluktuatif, Support di Rp2.650.000
Hingga Maret 2026, realisasi penyaluran kredit BWS mencapai Rp40,87 triliun. Porsi kredit korporasi mendominasi sebesar 42,28 persen.
Total aset perseroan tercatat sebesar Rp54,19 triliun.
Manajemen optimistis pemahaman mendalam terhadap kebutuhan korporasi dan karyawan dari jaringan bisnis Korea akan memperluas basis nasabah di pasar domestik.
“Dengan dukungan pemegang saham pengendali, kami memiliki pemahaman yang kuat terhadap kebutuhan bisnis perusahaan Korea, baik dari sisi layanan transaksi, pembiayaan, treasury, trade finance, maupun kebutuhan perbankan karyawan,” ujar Moon, Direktur BWS.
Potensi pertumbuhan didorong oleh ekspansi rantai pasok perusahaan Korea di Indonesia. Perusahaan-perusahaan itu membutuhkan integrasi layanan digital banking dan solusi keuangan komprehensif.
“Dengan basis bisnis tersebut, BWS memiliki ruang untuk terus mengembangkan portofolio korporasi secara selektif, termasuk perusahaan-perusahaan yang memiliki hubungan bisnis dengan Korea,” kata Moon.
Struktur permodalan yang kuat menjadi fondasi utama BWS dalam menjalankan fungsi intermediasi secara prudent. Hal ini ditopang penuh oleh kepemilikan saham mayoritas dari mitra globalnya.
>>> Eva Manurung Bongkar Alasan Pernikahan Virgoun dan Lindi Fitriyana
“Melalui pengembangan produk pendanaan, layanan digital banking, dan solusi transaksi, kami percaya BWS mampu memperluas basis nasabah sekaligus mendorong pertumbuhan dana murah,” imbuh Moon.
Komitmen jangka panjang dari Woori Bank Korea selaku pemegang saham pengendali sebesar 90,75 persen terus memperkokoh aspek likuiditas dan tata kelola perseroan.
“Pada tahun lalu, Woori Bank Korea mendukung likuiditas BWS melalui suntikan dana sebesar US$ 500 juta,” ujar Moon.
Kapasitas ekspansi perseroan juga didukung oleh aksi korporasi penambahan modal melalui PMHMETD IV pada tahun 2023. Aksi itu berhasil menghimpun dana segar sekitar Rp3,1 triliun.
Ketahanan finansial BWS tercermin dari modal inti yang menyentuh Rp9,53 triliun dan ekuitas sebesar Rp10,61 triliun.
Rasio kecukupan modal (CAR) berada di level 29,39 persen per akhir 2025.
>>> JHL Collection Buka Noema Resort Gili Trawangan pada Juli 2026
“Posisi tersebut memberikan ruang bagi kami untuk terus memperkuat bisnis secara sehat, selektif, dan prudent,” tutup Moon.
Update Terbaru
7 Penyebab Perempuan Lebih Sering Pusing Dibandingkan Laki-Laki
Kamis / 28-05-2026, 03:19 WIB
Fajar/Fikri ke 16 Besar Singapore Open 2026, Jonatan Tersingkir
Kamis / 28-05-2026, 03:19 WIB
Umat Islam Sunnahkan Kumandangkan Takbir Idul Adha Selama Lima Hari
Kamis / 28-05-2026, 03:19 WIB
Program JKN Tanggung Biaya Operasi Jantung Camat Banjarwangi Rp130 Juta
Kamis / 28-05-2026, 03:19 WIB
Mengenal Karakteristik Oud dan Tips Memilih Parfum Beraroma Mewah
Kamis / 28-05-2026, 03:19 WIB
Sembilan Sapi Kurban Disembelih di Islamic Centre Padang Panjang
Kamis / 28-05-2026, 03:18 WIB
Kemenkes Deteksi 663 Ribu Anak Alami Hipertensi Dini
Kamis / 28-05-2026, 03:18 WIB
MK Tegaskan Sanksi Diskualifikasi Parpol Pelanggar Kuota Perempuan
Kamis / 28-05-2026, 03:18 WIB
Prabowo Subianto Salat Iduladha Bersama Diaspora Indonesia di Paris
Kamis / 28-05-2026, 03:18 WIB
Jemaah Haji Hadapi Suhu Ekstrem 49 Derajat Celsius di Mina
Kamis / 28-05-2026, 03:18 WIB
Indonesia Ekspor 100 Ton Jagung Bengkayang ke Malaysia
Kamis / 28-05-2026, 03:14 WIB
Polisi Tangkap Pimpinan Ponpes Pedang Ati Pekalongan Terkait Dugaan Asusila
Kamis / 28-05-2026, 03:14 WIB
Doa Setelah Sholat Idul Adha yang Dianjurkan untuk Dibaca
Kamis / 28-05-2026, 03:14 WIB
Siswi SMA Paparkan Inovasi AI untuk Cegah Pemadaman Listrik Desa
Kamis / 28-05-2026, 03:14 WIB






