Keterkaitan dengan Rasa Percaya Diri

Pandangan Heem mengenai rapuhnya konsep diri ini disepakati oleh Francesca. Sering berganti visual profil di platform digital mengindikasikan lemahnya fondasi identitas internal seseorang.

"Terus-menerus mengganti foto profil dapat melambangkan bahwa orang tersebut tidak memiliki identitas yang kuat dan cukup tidak percaya diri," ungkap Francesca.

Di samping faktor kepribadian, dorongan untuk terus memperbarui foto profil bisa dipicu oleh pengalaman emosional negatif.

Rasa sakit hati atau perasaan telah dikhianati oleh orang lain menjadi pendorong personal di balik tindakan tersebut.

Meski berkorelasi dengan neurotisme, kebiasaan ini tidak sepenuhnya bermakna negatif. Sifat neurotisme tetap memiliki sisi positif dalam perjalanan perkembangan manusia.

Menurut Psychology Today, tingkat neurotisme yang tinggi memang berisiko memicu gangguan mental serta memperburuk kualitas hubungan.

>>> Umat Muslim Dianjurkan Memahami Niat Sholat Idul Adha

Namun, sifat ini bertahan dalam evolusi manusia karena memberikan keuntungan emosional, seperti tingkat kepekaan yang tinggi terhadap ancaman sekitar.