Membicarakan masa depan tidak selalu semudah kedengarannya.

Bagi sebagian orang, menjalani hari ini saja sudah terasa melelahkan, apalagi memikirkan apa yang akan terjadi beberapa tahun mendatang.

>>> Iran Ancam Israel: Tak Akan Aman dari Serangan Balasan

Sikap 'jalani saja dulu' memang tidak selalu keliru.

Namun, jika berlangsung terus-menerus tanpa diimbangi perencanaan, seseorang bisa kehilangan arah dan semakin sulit mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

Lantas, apa saja tanda seseorang mulai tidak peduli dengan masa depannya? Berikut tujuh di antaranya.

1. Tidak memiliki rencana jangka panjang

Orang yang mulai abai terhadap masa depan umumnya tidak memiliki gambaran jelas tentang kehidupan beberapa tahun ke depan.

Bukan berarti setiap orang harus memiliki target besar, tetapi setidaknya ada arah yang ingin dituju.

Sebuah studi yang dipublikasikan di PubMed menjelaskan bahwa orientasi masa depan adalah kemampuan seseorang untuk membayangkan, merencanakan, dan mempertimbangkan konsekuensi dari tindakan yang dilakukan saat ini.

Ketika orientasi masa depan rendah, seseorang mungkin tahu apa yang ingin dilakukan hari ini, tetapi kesulitan menjawab pertanyaan mengenai rencana karier, keuangan, kesehatan, atau hubungan dalam jangka panjang.

2. Lebih sering mengejar kepuasan sesaat

Tanda lain yang cukup mudah dikenali adalah kecenderungan memilih hal yang menyenangkan saat ini meski mengetahui ada konsekuensi di kemudian hari.

Misalnya, belanja impulsif saat sedang berusaha menabung, begadang demi hiburan, atau menunda olahraga karena lebih nyaman beristirahat.

Menikmati hidup bukanlah masalah, tetapi ketika kepuasan jangka pendek terus mengalahkan kebutuhan jangka panjang, dampaknya bisa terasa di kemudian hari.

3. Gemar menunda hal penting

Orang yang kurang peduli terhadap masa depan sering kali mengetahui apa yang harus dilakukan, tetapi terus menundanya.