Petenis Jepang Naomi Osaka sukses mencuri perhatian di Lapangan Suzanne-Lenglen saat menghadapi Laura Siegemund pada babak pertama French Open, Selasa (26/5/2026).

Ia tampil dengan gaun kustom Nike berwarna hitam dan emas yang berkilau.

>>> DSports Siarkan Laga Millonarios vs O'Higgins di Copa Sudamericana

Pujian dari Aryna Sabalenka

Penampilan Osaka juga menuai pujian dari petenis Belarusia Aryna Sabalenka. Melalui saluran TNT Sports, Sabalenka mengaku menyukai gaun tersebut.

"Ini berkilau. Saya suka.

Saya suka dia mengekspresikan dirinya. Dia merasa percaya diri.

Itulah indahnya dunia fashion. Ada ruang untuk apa pun.

Saya suka dia membawanya ke lapangan," kata Sabalenka.

Meski mengagumi keberanian Osaka, Sabalenka menegaskan dirinya memiliki selera mode berbeda. Ia lebih memilih gaya klasik untuk penampilannya di masa depan.

"Saya pikir kami memiliki gaya yang sedikit berbeda.

Tapi suatu hari nanti saya akan tampil dengan sesuatu yang keren, dengan pintu masuk yang keren ke lapangan.

Saya merasa akan memilih sesuatu yang klasik... tidak terlalu banyak, tapi lebih, Anda tahu?"

tambahnya.

>>> Sao Paulo Targetkan Kemenangan atas Boston River di Copa Sul-Americana

Sabalenka sendiri mengenakan pakaian kustom bertema jaring hitam-merah dari Nike di turnamen ini. Ia berhasil mengalahkan Jessica Bouzas Maneiro dengan skor 6-4, 6-2 pada hari yang sama.

Kekhawatiran Osaka di Lapangan

Osaka mengaku sempat khawatir saat pertama kali melihat gaunnya secara langsung. "Saya merasa terlihat seperti Menara Eiffel di malam hari, saat terang.

Saya sedikit khawatir karena saat matahari mengenai gaun itu, pantulannya sangat kuat. Saya takut wasit akan mengusir saya dari lapangan," ujarnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, mantan petenis nomor satu dunia itu menyiapkan dua gaun cadangan. "Saya menyiapkan dua gaun Nike biasa sebagai cadangan...

syukurlah saya tidak perlu memakainya. Saya pikir pantulan gaun itu sangat indah, tapi mengingatkan saya pada Menara Eiffel," aku Osaka.

Osaka mengaku kini sudah terbiasa tampil dengan pakaian unik di turnamen besar. Sebelumnya, ia pernah mengenakan gaun kustom di Australia Open dan US Open.

"Saya sudah sedikit terbiasa sekarang. Di Australia, gaun Yoon (Ahn) Ambush yang memulainya (pada 2024).

Di US Open, mawar di rambut saya (tahun lalu), saat itulah saya mulai lebih menyukainya. Di Australia (tahun ini), itu menjadi pembuka percakapan yang nyata.

Saya tidak merasa itu masalah besar untuk melakukannya lalu bermain setelahnya," kata Osaka.

>>> Millonarios Targetkan Kemenangan Melawan O'Higgins di Copa Sudamericana

Pada babak kedua French Open, Osaka dijadwalkan menghadapi petenis Kroasia Donna Vekic.