Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 56,66 poin atau 0,91% pada perdagangan sesi I, Selasa (26/5/2026).

Penurunan tersebut membawa indeks ke level 6.149,68.

>>> HBO Pertahankan Detail Buku dalam Serial Terbaru Harry Potter

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan IHSG sempat menguat cukup solid di awal sesi, namun gagal mempertahankan momentum.

Pelemahan dipicu oleh koreksi di hampir seluruh sektor saham.

Hanya sektor transportasi dan kesehatan yang mencatat penguatan.

Indeks sektor industri mengalami koreksi terdalam sebesar 2,08%.

Disusul sektor konsumer primer yang turun 1,72% dan sektor konsumer non-primer sebesar 1,35%.

Sektor transportasi berhasil menguat 1,5% dan sektor kesehatan naik 0,7%.

Nafan mencatat nyaris seluruh indeks sektoral melemah, terutama IDX Industrials dan IDX Non-Cyclicals yang terkoreksi paling dalam.

Penurunan terdalam pada paruh pertama perdagangan dicatatkan oleh PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) yang anjlok 10,12% ke Rp 444.

>>> Urgensi IFC Indonesia: Menjemput Dana Global untuk Kemandirian Ekonomi

Disusul PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) yang merosot 9,09% ke Rp 100, dan PT Jasa Berdikari Logistic Tbk (LAJU) yang turun 9,09% menjadi Rp 70 per saham.

Di sisi lain, PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) memimpin penguatan dengan kenaikan 30,68% ke Rp 115.

PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) juga melonjak 19,83% menjadi Rp 139.

Nafan menambahkan bahwa reli saham Grup Barito Pacific tidak mampu membendung tekanan jual dari saham-saham besar.

Saham DSSA turun 7,5%, TINS turun 7,3%, MDKA turun 3,9%, dan BBRI turun 2,2%.

Faktor eksternal turut membayangi pergerakan pasar.

Bursa Asia diperdagangkan bervariasi hingga siang ini.

Sentimen global dipengaruhi oleh serangan Amerika Serikat ke Iran Selatan yang mengguncang jalannya pembicaraan damai.

>>> Pertamina Bantah Larangan Pembelian Pertalite per 1 Juni 2026

Kondisi ini berbalik dari perdagangan Senin (25/5/2026) saat IHSG ditutup menguat 44,31 poin (0,72%) di level 6.206 berkat sokongan saham bank-bank besar.