Disney PHK Massal, Ratusan Karyawan Marvel Studios Terdampak
Raksasa media The Walt Disney Company kembali mengejutkan industri hiburan dengan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.
Kebijakan efisiensi ini menyasar berbagai sektor vital korporasi, termasuk studio film, jaringan televisi, divisi olahraga, dan unit bisnis experiences.
>>> KATSEYE Sapu Bersih Tiga Penghargaan di American Music Awards 2026
CEO baru Disney, Josh D'Amaro, mengedarkan memo internal terkait keputusan tersebut.
Langkah ini diklaim sebagai strategi untuk menyederhanakan operasional dan merestrukturisasi manajemen keuangan di tengah lanskap media yang tidak menentu.
Dampak Terbesar pada Marvel Studios
Hantaman terdalam dari pengumuman ini diterima oleh Marvel Studios. Pengurangan staf terjadi secara masif di kantor New York dan Burbank.
Pemangkasan ini melumpuhkan hampir seluruh aspek organisasi, mulai dari departemen produksi film dan televisi, divisi komik, manajemen waralaba, hingga departemen finansial dan hukum.
Keputusan Disney merumahkan hampir seluruh anggota tim pengembangan visual Marvel Studios menjadi dampak yang paling memicu kekhawatiran.
Tim tersebut terdiri dari seniman pemenang penghargaan, ilustrator, desainer karakter, desainer latar, serta spesialis teknis kelas dunia.
Mereka adalah otak estetika yang bertanggung jawab menciptakan cetak biru visual dari seluruh waralaba Marvel Cinematic Universe (MCU).
Karya mereka membentang dari era The Avengers, keunikan kosmik Guardians of the Galaxy, hingga pendekatan pragmatis dalam serial Daredevil.
Mayoritas dari para kreator ini telah mendedikasikan hidup dan kreativitasnya di Marvel selama lebih dari satu dekade.
Kini, departemen visual yang legendaris tersebut hanya menyisakan segelintir staf produksi purnawaktu berskala kecil.
Sisa tim ini selanjutnya hanya akan berfungsi sebagai koordinator administratif yang merekrut tenaga kerja lepas atau agensi luar berdasarkan proyek yang berjalan.
Update Terbaru
Heidi Klum Bela Pernikahan dengan Pria 17 Tahun Lebih Muda
Jumat / 10-07-2026, 21:24 WIB
Produksi CPO 2025 Capai 51,66 Juta Ton, Mentan Yakin Petani Rasakan Manfaat
Jumat / 10-07-2026, 21:21 WIB
Keluarga Korban Pembunuhan Mahasiswi di NTB Buka Sayembara Rp20 Juta
Jumat / 10-07-2026, 21:20 WIB
John Herdman Fokus Bangun Kebugaran Pemain Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026
Jumat / 10-07-2026, 21:20 WIB
Indonesia dan Kazakhstan Sepakati Kerja Sama Industri, Bidik Investasi hingga Alih Teknologi
Jumat / 10-07-2026, 21:20 WIB
Eric Trump Kehilangan Lebih dari $600 Juta dari Investasi Kripto Ayahnya
Jumat / 10-07-2026, 21:04 WIB
Ancaman Penutupan Toko Digital PS3 dan Vita Picu Kekhawatiran Kolektor
Jumat / 10-07-2026, 21:04 WIB
Xbox Bantah Hanya Satu Orang di Texas yang Kerjakan Engine id Software
Jumat / 10-07-2026, 21:00 WIB
Kelompok Lingkungan Desak Trump Relisting Paus Abu-abu yang Terancam Punah
Jumat / 10-07-2026, 20:59 WIB
Protes di Benggala Barat Memanas Usai Kekerasan dan Penembakan oleh Polisi
Jumat / 10-07-2026, 20:59 WIB
Novel Epilog Mushoku Tensei: Redundant Reincarnation Berakhir di Volume 4
Jumat / 10-07-2026, 20:57 WIB
Blue Lock: Persaingan Terbesar Justru di Antara Sang Pencipta
Jumat / 10-07-2026, 20:57 WIB
BRIN Perluas Beasiswa dan Mobilitas Riset untuk Siapkan Talenta Nuklir
Jumat / 10-07-2026, 20:56 WIB
MMA Indonesia Q2 2026: 88% Konsumen Ikut Event Double-Date Sale
Jumat / 10-07-2026, 20:56 WIB







