Keluarga mahasiswi berinisial NDR yang ditemukan tewas di kamar indekosnya di Gomong, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, membuka sayembara dengan hadiah Rp20 juta.

Hadiah itu diberikan bagi masyarakat yang berhasil menemukan telepon seluler dan sepeda motor milik korban yang hingga kini belum ditemukan.

>>> John Herdman Fokus Bangun Kebugaran Pemain Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026

Kuasa hukum keluarga, Lalu Anton Hariawan, mengatakan kedua barang tersebut diyakini penting untuk mengungkap fakta di balik kematian NDR.

"Handphone dan kendaraan roda dua milik NDR hilang dan belum ditemukan. Jika ada yang bisa membantu menemukan, kami beri hadiah uang Rp20 juta," ujarnya di Mataram, Jumat.

Masyarakat yang memiliki informasi atau menemukan barang tersebut dapat melapor ke kantor Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia NTB di Jalan Bung Karno Nomor 10, Pagutan, Kota Mataram.

Laporan juga bisa disampaikan ke pihak kepolisian.

Anton menjamin kerahasiaan identitas pelapor maupun penemu barang.

>>> Indonesia dan Kazakhstan Sepakati Kerja Sama Industri, Bidik Investasi hingga Alih Teknologi

Sepeda motor yang dicari adalah Honda Beat biru dengan sepatbor depan putih dan nomor polisi EA 6129 KB.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Mataram AKP I Made Dharma Yulia Putra menyatakan penyidik belum menemukan barang berharga milik korban yang hilang sejak jasad NDR ditemukan.

Ponsel korban dinilai berpotensi menjadi petunjuk penting untuk mengungkap motif kematian.

NDR, mahasiswi asal Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat, ditemukan meninggal oleh sepupunya pada Minggu (17/5) malam. Jenazah dalam posisi terlentang di kamar yang terkunci.

>>> Eric Trump Kehilangan Lebih dari $600 Juta dari Investasi Kripto Ayahnya

Kasus ini viral di media sosial dan mendapat perhatian luas. Polresta Mataram masih melakukan penyelidikan.