Amanode Masuk Regulatory Sandbox OJK untuk Likuiditas Kripto
Platform teknologi Amanode resmi mendapatkan persetujuan untuk masuk ke dalam fasilitas Regulatory Sandbox Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Persetujuan diberikan kepada platform milik PT Alpha Cipta Inovasi melalui Surat Persetujuan OJK Nomor S-89/IK. 01/2026 tertanggal 6 April 2026.
>>> Harga Emas Perhiasan di Raja Emas, Hartadinata, dan Laku Emas 26 Mei 2026 Turun
Layanan Uji Coba di Lingkungan Terkendali
Regulatory Sandbox OJK berfungsi sebagai sarana uji coba dan pengembangan inovasi teknologi sektor keuangan.
Melalui mekanisme ini, Amanode akan dievaluasi dalam lingkungan terkendali untuk memastikan transparansi dan kepatuhan regulasi bagi investor.
Langkah ini diambil sebagai jawaban atas kondisi pasar yang masih sangat bergantung pada penjualan aset untuk memperoleh likuiditas rupiah.
Selain itu, belum tersedia solusi terintegrasi yang teregulasi serta adanya keterbatasan pemanfaatan aset kripto sebagai instrumen produktif di dalam negeri.
Solusi Likuiditas Tanpa Jual Aset
Direktur Utama Amanode Corry Lamria menegaskan bahwa kehadiran platform ini menjadi fondasi awal pembentukan kerangka likuiditas berbasis aset kripto.
"Melalui Amanode, pemilik aset kripto dapat mengakses likuiditas tanpa harus melepas kepemilikan aset kripto mereka melalui mekanisme jual beli dengan janji beli kembali berbasis rupiah," kata Corry.
>>> Jorge Valdano Sebut Argentina Tetap Kandidat Juara Piala Dunia 2026
Pihak manajemen mengidentifikasi bahwa model pembiayaan serupa telah tumbuh pesat secara global namun mayoritas masih menggunakan denominasi dolar AS seperti USDC atau USDT.
Hal tersebut memicu biaya tinggi dan risiko nilai tukar saat dikonversi ke rupiah dalam jumlah besar.
"Butuh likuiditas untuk membayar uang muka rumah? Untuk likuiditas cash flow perusahaan?
Pengguna hanya perlu memiliki aset kripto dan dapat langsung mengakses likuiditas dengan proses yang aman dan transparan," ujar Corry.
Keamanan dengan Kustodian Independen
Direktur Operasional Amanode William Setiawan menambahkan bahwa mekanisme kerja platform ini dirancang aman dengan melibatkan kustodian independen yang berlisensi resmi dari OJK.
Layanan ini sekaligus menjadi alternatif proteksi finansial bagi investor saat pasar sedang dalam tren melemah atau bearish.
>>> American Music Awards 2026: Lagu Golden dari HUNTR/X Raih Song of the Year
Selama ini, banyak pemilik aset digital terpaksa melakukan penjualan karena khawatir nilai aset merosot lebih dalam untuk memenuhi kebutuhan mendesak.
Update Terbaru
Alasan Putus Lee Jong Suk dan IU Jadi Sorotan, Diduga Pisah Sejak 2025
Jumat / 10-07-2026, 20:21 WIB
IMF Pertahankan Proyeksi Ekonomi RI 5% pada 2026
Jumat / 10-07-2026, 20:19 WIB
Prabowo Perintahkan Kepala Daerah Awasi Program Makan Bergizi Gratis
Jumat / 10-07-2026, 20:14 WIB
Dana SAL Berpotensi Dorong Pendanaan Perbankan ke Pinjaman Online
Jumat / 10-07-2026, 20:14 WIB
Prabowo Persilakan Masyarakat Laporkan Dugaan Penyimpangan MBG Lewat TikTok
Jumat / 10-07-2026, 20:14 WIB
NASA Kirim Curiosity ke Mars pada 2011 untuk Misi Dua Tahun, Kini 15 Tahun Kemudian Masih Bertahan
Jumat / 10-07-2026, 20:10 WIB
XLSmart Kuasai 700 MHz, Telkomsel Unggul di 2,6 GHz
Jumat / 10-07-2026, 20:09 WIB
6 Fakta Penting BBM Biosolar B50 yang Wajib Diketahui
Jumat / 10-07-2026, 20:09 WIB
Ubisoft Barcelona PHK 51 Karyawan di Hari Rilis Assassin's Creed Black Flag Resynced
Jumat / 10-07-2026, 20:08 WIB
Ubisoft Barcelona PHK 51 Karyawan di Hari Rilis Assassin's Creed Black Flag Resynced
Jumat / 10-07-2026, 20:08 WIB
Semua Kostum di Black Flag Resynced dan Cara Mendapatkannya
Jumat / 10-07-2026, 20:08 WIB
Semua Kostum di Black Flag Resynced dan Cara Mendapatkannya
Jumat / 10-07-2026, 20:08 WIB
Tiffany Stratton Pertimbangkan Hidupkan Kembali Gimmick NXT di WWE SmackDown
Jumat / 10-07-2026, 20:07 WIB
Manajer MLB Utamakan Kesehatan Pitcher Muda Dibanding Pencapaian Sempurna
Jumat / 10-07-2026, 20:07 WIB







