Steve Wozniak Sindir Tren AI dalam Wisuda di AS, Dapat Sambutan Meriah
Pendiri Apple Steve Wozniak mendapat sambutan meriah dari para wisudawan Grand Valley State University, Michigan, Amerika Serikat.
Ia menyampaikan pidato kelulusan yang berfokus pada kemampuan manusia, bukan kecerdasan buatan (AI).
>>> Anji Ungkap Alasan Menikah Lagi: Wasiat Ibu dan Tempat Pulang
Sikap Wozniak kontras dengan penolakan yang dihadapi sejumlah petinggi teknologi lain saat membahas topik serupa. Wozniak memosisikan para lulusan sebagai pusat perhatian utama dalam perayaan kelulusan tersebut.
"Kalian semua punya AI, Actual Intelligence," kata Wozniak kepada para lulusan.
Respons positif audiens didorong oleh kejenuhan terhadap narasi eksekutif teknologi lain yang kerap mengunggulkan AI sebagai pengganti peran manusia.
Wozniak dikenal lebih fokus pada bidang teknik dan kreativitas sejak awal pendirian Apple, berbeda dengan orientasi bisnis atau manajemen jabatan eksekutif.
Kondisi berbeda dialami mantan CEO Google Eric Schmidt yang disoraki penonton saat berpidato di Universitas Arizona pada Jumat, 15 Juni 2026.
"Saat seseorang menawarkan kursi di roket, kalian tidak bertanya kursi yang mana, kalian langsung naik. Para lulusan, roket itu sudah ada di sini," kata Schmidt.
>>> Raffi Ahmad Berkesempatan Cium Hajar Aswad: Alhamdulillah Ya Allah
Para wisudawan menilai ajakan Schmidt untuk merangkul AI sebagai ancaman otomatisasi yang dapat merusak peluang karier awal mereka.
Reaksi negatif serupa menimpa eksekutif properti Gloria Caufield di University of Central Florida setelah menyebut AI sebagai revolusi industri berikutnya.
Penolakan juga terjadi di Middle Tennessee State University saat eksekutif musik Scott Borchetta mengulas keterlibatan AI dalam produksi karya musik.
Berdasarkan data survei Axios Harris Poll, kecemasan generasi muda terhadap teknologi ini cukup tinggi.
Sekitar 42 persen responden dari kalangan Gen Z meyakini bahwa kehadiran AI berpotensi memangkas tingkat upah serta mempersempit kesempatan kerja mereka.
>>> Arti Meme TACO yang Viral Usai Pengumuman Gencatan Senjata
Kekhawatiran ini diperkuat oleh kebijakan beberapa perusahaan teknologi yang mulai memanfaatkan AI untuk menggantikan posisi pekerja tingkat awal.
Update Terbaru
IHSG Merosot 0,91 Persen Imbas Tekanan Saham Besar dan Sentimen Global
Selasa / 26-05-2026, 13:48 WIB
Membongkar Kegagalan Embargo dan Ketahanan Peradaban Iran
Selasa / 26-05-2026, 13:48 WIB
BRI Insurance Raih Penghargaan IRCA 2026 Atas Kepatuhan Regulasi
Selasa / 26-05-2026, 13:48 WIB
Cara Mengecek dan Membatasi Data Pribadi yang Disimpan Google
Selasa / 26-05-2026, 13:44 WIB
HBO Pertahankan Detail Buku dalam Serial Terbaru Harry Potter
Selasa / 26-05-2026, 13:44 WIB
Urgensi IFC Indonesia: Menjemput Dana Global untuk Kemandirian Ekonomi
Selasa / 26-05-2026, 13:44 WIB
Pertamina Bantah Larangan Pembelian Pertalite per 1 Juni 2026
Selasa / 26-05-2026, 13:44 WIB
Celyna Grace Juara Indonesian Idol 2026, Kalahkan Niki Becker
Selasa / 26-05-2026, 13:44 WIB
Gagal Bersaing, Sergio Conceicao Resmi Putus Kontrak dengan Al Ittihad
Selasa / 26-05-2026, 13:43 WIB
Investor Asing Net Sell Rp 823,3 Miliar di Sesi I, Saham BBCA Melemah
Selasa / 26-05-2026, 13:43 WIB
Polri Kembangkan ETLE Face Recognition untuk Lacak Pengendara Tanpa Pelat Nomor
Selasa / 26-05-2026, 13:43 WIB
12 Contoh Khutbah Idul Adha Singkat tentang Keikhlasan hingga Kepedulian Sosial
Selasa / 26-05-2026, 13:40 WIB
Kenjiro Tsuda Gugat TikTok atas Replikasi Suara AI
Selasa / 26-05-2026, 13:39 WIB
Jung Kook dan Calvin Klein Luncurkan Koleksi Kapsul CKJK
Selasa / 26-05-2026, 13:39 WIB






