Presiden ke-7 RI Joko Widodo menyatakan kesiapannya untuk terlibat dalam pembuatan film bertema Dayak.

Tawaran itu disampaikan langsung oleh Pemimpin Besar Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng, Panglima Jilah, di Surakarta, Jawa Tengah.

>>> Isyana Sarasvati Gandeng Eks Personel DeadSquad Rilis Lagu Metal BURN

Mantan kepala negara itu mengatakan dirinya perlu belajar akting terlebih dahulu sebelum proses syuting dimulai.

"Ya kalau ngajak main film berarti saya harus latihan akting dulu," kata Jokowi sambil tertawa di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo, Senin (25/5/2026).

Jokowi menegaskan dirinya terbuka untuk memerankan karakter apa pun yang disediakan pihak produksi. "Ya siap saja.

Pemeran utama siap, pemeran pembantu siap, figuran siap," ujarnya.

Pertemuan tatap muka antara Jokowi dan Panglima Jilah menjadi momen penyampaian gagasan sinema ini secara langsung.

Hingga saat ini, belum ada sutradara atau rumah produksi lain yang mengajak Jokowi bermain film.

>>> Sutradara Curry Barker Garap Film Horor Obsession, Raup Rp1,31 Triliun

Rencana pelibatan tokoh nasional ini sebelumnya sudah diwacanakan Panglima Jilah saat berkunjung ke kediaman mantan Wali Kota Solo pada pertengahan Mei 2026.

"Kami juga membawa Bapak Jokowi untuk bermain film Dayak. Respons beliau positif semuanya tentang budaya," ujar Panglima Jilah.

Film Berlatar Sejarah Dayak

Proyek sinema yang sedang dipersiapkan dirancang sebagai karya berlatar sejarah yang menampilkan interaksi antarsuku di masa lampau.

"Filmnya menceritakan cerita-cerita Dayak di masa lampau, bagaimana kolaborasi Dayak dengan Jawa, Majapahit," tutur Panglima Jilah.

Pihak Pasukan Merah TBBR berkomitmen menempatkan Jokowi pada posisi karakter sentral. "Eh pokoknya peran beliau peran utama, ya.

>>> Ammar Zoni Jalani Hukuman di Lapas High Risk Nusakambangan

Nanti akan kita buat sebaik mungkin," jelas Panglima Jilah.