Isyana Sarasvati kembali menunjukkan sisi eksploratif dalam bermusik. Ia merilis lagu terbaru berjudul BURN yang mengusung nuansa trance metal.

Lagu ini menjadi salah satu trek andalan dalam album EKLEKTIKO. BURN menghadirkan perpaduan pop, elektronik, dan metal yang agresif sekaligus emosional.

>>> Trans TV Tayangkan Film Aksi The Ice Road dan 10 Minutes Gone

Eksperimen musikal ini disebut sebagai langkah paling berani dalam karier Isyana. Proyek ini juga merepresentasikan kebebasan berekspresi tanpa sekat genre.

Kolaborasi dengan Eks DeadSquad

Untuk aransemen yang gahar dan presisi, Isyana menggandeng tiga musisi eks personel DeadSquad.

Mereka adalah Karis (gitar), Shadu Rasjidi (bass), dan Agustinus Widi (vokal scream/growl sekaligus penulis lirik).

Kolaborasi ini dilengkapi oleh Kenan Loui yang menyuntikkan elemen elektronik melalui synthesizer, keyboard, dan efek suara. Lagu BURN lahir di bawah Chapter ABADHI.

Lagu ini dipilih sebagai fokus trek utama karena dianggap membawa energi paling eksplosif dari keseluruhan album.

Selain aransemen audio, BURN juga dilengkapi video musik dengan 60 penari dan koreografi sinematik teatrikal.

Makna di Balik Lagu

Isyana menjelaskan bahwa BURN adalah track yang paling merepresentasikan makna EKLEKTIKO. Perpaduan pop, elektronik, dan metal melahirkan warna baru yaitu trance metal atau dance metal.

“Sebagai pribadi yang kinestetik, aku menciptakan lagu ini untuk menemani teman-teman beraktivitas, terutama saat berolahraga. Semoga ‘BURN’ bisa jadi pemicu semangat untuk menjalani hari,” ujar Isyana.

>>> Julie Estelle Umumkan Kehamilan Anak Kedua, Reaksi Putri Sulung Curi Perhatian

Album EKLEKTIKO

Album EKLEKTIKO dirancang sebagai proyek multichapter yang merefleksikan berbagai fase kehidupan Isyana. Album ini terbagi menjadi empat chapter: Lunora, MAMIU, Cecilia, dan ABADHI.