SPinjam Luncurkan Kampanye Transparansi Biaya Pinjaman Online
SPinjam, layanan pinjaman daring dari PT Lentera Dana Nusantara, meluncurkan kampanye bertajuk "Jelas Tanpa Jebakan".
Inisiatif ini bertujuan meningkatkan transparansi biaya pinjaman digital di tengah meningkatnya penggunaan pinjaman online untuk kebutuhan darurat.
>>> Yoo Seung Joon Lanjutkan Perjuangan Hukum Masuk Kembali ke Korea
Melalui kampanye ini, SPinjam menawarkan bunga pinjaman mulai 1,8% per bulan atau setara 0,06% per hari untuk pinjaman pertama.
Perusahaan juga membebaskan biaya administrasi tanpa pungutan tambahan lainnya.
Direktur Utama PT Lentera Dana Nusantara, Jonathan Christianto, menekankan pentingnya keterbukaan informasi biaya dalam industri pinjaman digital.
Menurutnya, banyak nasabah hanya fokus pada besaran bunga tanpa memahami total kewajiban yang harus dibayarkan.
"Transparansi biaya menjadi salah satu pertimbangan penting bagi masyarakat dalam memilih layanan pinjaman daring," kata Jonathan dalam keterangan resmi, Selasa (26/5/2026).
SPinjam menyediakan limit pinjaman hingga Rp 100 juta dengan tenor pengembalian dua hingga 24 bulan.
>>> Kasus Kim Soo Hyun Makin Panas, Polisi Minta Penahanan Kepala Garosero
Proses pengajuan dilakukan secara digital melalui aplikasi Shopee dan ShopeePay menggunakan KTP tanpa agunan.
Jonathan menjelaskan bahwa kampanye ini dirancang untuk memperkuat perlindungan konsumen di sektor financial technology (fintech). Pengguna diharapkan dapat mencermati rincian biaya, tenor, dan nominal cicilan sebelum bertransaksi.
"Melalui kampanye Jelas Tanpa Jebakan, SPinjam ingin mendorong Pengguna untuk semakin memahami informasi pinjaman dengan lebih jelas, mulai dari komponen biaya, tenor, hingga rincian pembayaran," ujarnya.
Berdasarkan simulasi resmi, pinjaman Rp 1,5 juta dengan tenor tiga bulan menghasilkan cicilan sekitar Rp 527 ribu per bulan.
Perhitungan ini mengacu pada bunga tetap 1,8% per bulan dan bebas biaya administrasi.
>>> BTS Akan Hadir Langsung di American Music Awards 2026, Kembali ke Panggung AS
Manajemen SPinjam meyakini kejelasan skema biaya membantu masyarakat meminimalkan risiko gagal bayar. Perusahaan mengimbau pengguna untuk menyesuaikan nilai pinjaman dengan kapasitas finansial masing-masing.
Update Terbaru
Harga Emas Pegadaian 26 Mei 2026: Antam Naik, UBS dan Galeri 24 Turun
Selasa / 26-05-2026, 11:44 WIB
GWM Indonesia: Kenaikan Harga Solar Tak Ganggu Penjualan SUV Premium
Selasa / 26-05-2026, 11:44 WIB
Terlalu Bergantung pada Aplikasi Navigasi, Banyak Kendaraan Tersesat di Jalan Sempit
Selasa / 26-05-2026, 11:44 WIB
Paus Leo Serukan Pembatasan AI di Medan Perang dalam Ensiklik Perdana
Selasa / 26-05-2026, 11:44 WIB
Poster Xiaomi 17T Muncul di Toko Online, Fitur Kamera Premium Terungkap
Selasa / 26-05-2026, 11:44 WIB
Hogwarts Legacy 2 Diprediksi Rilis Bersama Serial HBO pada 2027
Selasa / 26-05-2026, 11:43 WIB
20 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 26 Mei 2026: Klaim Jutaan Koin dan Rank Up
Selasa / 26-05-2026, 11:43 WIB
Marvel Studios Ganti Pemeran Anak Frank Castle di Tayangan Spesial Disney+
Selasa / 26-05-2026, 11:43 WIB
Xiaomi 17T Siap Meluncur Global Akhir Mei 2026
Selasa / 26-05-2026, 11:43 WIB
Paus Leo Desak Pembatasan Ketat AI di Medan Perang
Selasa / 26-05-2026, 11:43 WIB
BPJS Kesehatan Dorong Pola Hidup Sehat Lewat Fun Run 2026 di Buleleng
Selasa / 26-05-2026, 11:39 WIB
Damri Luncurkan Bus Royal Class Baru untuk Rute Lintas Tiga Negara
Selasa / 26-05-2026, 11:39 WIB
HRC Nilai Performa Motor MotoGP 850cc Belum Bisa Disimpulkan
Selasa / 26-05-2026, 11:39 WIB
Xpeng Pertimbangkan Impor SUV GX ke Indonesia Jika Ada Setir Kanan
Selasa / 26-05-2026, 11:39 WIB






