Yoo Seung Joon Lanjutkan Perjuangan Hukum Masuk Kembali ke Korea
Penyanyi Yoo Seung Joon akan melanjutkan perjuangan hukumnya yang telah berlangsung bertahun-tahun untuk kembali ke Korea Selatan.
Pengadilan Seoul mengonfirmasi sidang banding pertama dalam gugatan visa terbarunya pada 3 Juli.
>>> Pemerintah Pangkas Anggaran Makan Bergizi Gratis Jadi Rp 268 Triliun
Menurut sumber hukum pada 20 Mei, Pengadilan Tinggi Seoul akan mendengarkan banding Yoo terhadap Konsulat Jenderal Korea di Los Angeles.
Banding ini terkait penolakan penerbitan visa Korea luar negeri untuknya.
Sidang digelar hampir 10 bulan setelah pengadilan rendah memenangkan Yoo pada Agustus 2025.
Yoo, yang debut pada 1997 dan menjadi salah satu bintang terbesar Korea, tidak bisa masuk ke negara itu sejak 2002.
Kontroversi dimulai ketika ia meninggalkan Korea Selatan untuk jadwal luar negeri saat menghadapi kewajiban wajib militer.
Ia kemudian memperoleh kewarganegaraan AS, yang membebaskannya dari tugas militer dan memicu reaksi keras publik.
Tidak lama setelah itu, Kementerian Kehakiman melarang masuknya berdasarkan aturan imigrasi yang memungkinkan pemerintah menolak orang asing yang dianggap merugikan kepentingan nasional atau keselamatan publik.
Pada 2015, setelah berusia 38 tahun, Yoo mengajukan visa F-4 melalui konsulat Los Angeles.
Saat itu, hukum Korea mengizinkan mantan warga negara yang terkait masalah militer untuk mengajukan visa setelah usia tersebut.
Namun, permohonan ditolak, memulai sengketa hukum yang telah berlangsung lebih dari satu dekade.
>>> IHSG Bervariasi Cenderung Melemah, Saham Prajogo Pangestu Melonjak
Yoo kemudian memenangkan dua putusan Mahkamah Agung terpisah terkait kasus ini.
Meski begitu, Konsulat Los Angeles terus menolak aplikasi visanya, dengan alasan bahwa tindakan masa lalunya terkait militer masih bisa memengaruhi kepercayaan publik dan kepentingan nasional.
Setelah penolakan lain pada Juni 2024, Yoo mengajukan gugatan ketiga pada September tahun yang sama.
Dalam putusan pertama untuk kasus ini, pengadilan memihak penyanyi tersebut.
Pengadilan menyatakan bahwa kerugian yang ditimpakan padanya terlalu berlebihan dibandingkan manfaat publik dari memblokir masuknya.
Pengadilan juga menekankan bahwa larangan masuk seumur hidup terhadap Yoo menimbulkan kekhawatiran tentang keadilan dan proporsionalitas.
Hakim juga mencatat bahwa aktivitas dan kehadirannya saat ini tidak mungkin mengancam keamanan nasional atau kesejahteraan publik Korea Selatan.
Namun, pengadilan menegaskan bahwa putusan itu tidak berarti tindakan masa lalu Yoo dianggap tepat.
Sebaliknya, fokusnya adalah apakah penolakan visa yang berkelanjutan tetap masuk akal secara hukum setelah bertahun-tahun.
>>> Peran Bilal dan Urutan Bacaan Takbir dalam Shalat Idul Adha
Konsulat Los Angeles mengajukan banding atas putusan tersebut, mengembalikan kasus ke pengadilan.
Update Terbaru
Eric Trump Kehilangan Lebih dari $600 Juta dari Investasi Kripto Ayahnya
Jumat / 10-07-2026, 21:04 WIB
Ancaman Penutupan Toko Digital PS3 dan Vita Picu Kekhawatiran Kolektor
Jumat / 10-07-2026, 21:04 WIB
Xbox Bantah Hanya Satu Orang di Texas yang Kerjakan Engine id Software
Jumat / 10-07-2026, 21:00 WIB
Kelompok Lingkungan Desak Trump Relisting Paus Abu-abu yang Terancam Punah
Jumat / 10-07-2026, 20:59 WIB
Protes di Benggala Barat Memanas Usai Kekerasan dan Penembakan oleh Polisi
Jumat / 10-07-2026, 20:59 WIB
Novel Epilog Mushoku Tensei: Redundant Reincarnation Berakhir di Volume 4
Jumat / 10-07-2026, 20:57 WIB
Blue Lock: Persaingan Terbesar Justru di Antara Sang Pencipta
Jumat / 10-07-2026, 20:57 WIB
BRIN Perluas Beasiswa dan Mobilitas Riset untuk Siapkan Talenta Nuklir
Jumat / 10-07-2026, 20:56 WIB
MMA Indonesia Q2 2026: 88% Konsumen Ikut Event Double-Date Sale
Jumat / 10-07-2026, 20:56 WIB
Saya Ganti Setup Produktivitas Android yang Berantakan dengan Google Keep, Tasks, dan Calendar
Jumat / 10-07-2026, 20:56 WIB
Harga RAM DDR4 Diprediksi Naik 50%, Bisa Lebih Mahal dari DDR5
Jumat / 10-07-2026, 20:56 WIB
Courtois Minta Bek Belgia 'Keroyok' Yamal di Perempat Final Piala Dunia
Jumat / 10-07-2026, 20:56 WIB
Epic Games Store Bagikan Dua Game Gratis: Nova Lands dan Tattoo Tycoon
Jumat / 10-07-2026, 20:54 WIB
Azerbaijan Diam-diam Bantu Israel Perangi Iran, Laporan CNN
Jumat / 10-07-2026, 20:54 WIB







