Porsche tidak akan membangun 911 listrik penuh dalam dekade ini. Mobil sport ikonik itu akan mengandalkan pengaturan hybrid sebagai gantinya.

Keluarga 718 akan menjadi yang pertama mengambil jalur EV. Para penggemar bisa bernapas lega.

>>> BYD Pamerkan SUV PHEV Denza B8 di Jakarta, Siap Dieksplorasi ke Indonesia

Porsche tidak berniat membuat 911 listrik penuh untuk waktu yang dapat diperkirakan. Mereka akan tetap menggunakan tenaga pembakaran dan hybrid untuk model yang mendefinisikan merek tersebut.

Eksperimen akan terjadi di tempat lain.

Generasi berikutnya dari 718 Cayman dan Boxster masih dalam jalur untuk tenaga baterai, bahkan setelah tinjauan internal dan penundaan program sempat mengaburkan rencana itu.

Kedua mobil akan dijual sebagai EV di samping varian pembakaran yang akan berada di level yang lebih tinggi dalam jajaran produk.

Pernyataan CEO Porsche Australia

Daniel Schmollinger, CEO Porsche Cars Australia, berbicara kepada media lokal CarSales tentang rencana elektrifikasi di segmen mobil sport.

“Kami akan meluncurkan 718 electric sebagai mobil sport dua pintu listrik pertama. 911 untuk saat ini tetap seperti apa adanya.

Dengan teknologi T-hybrid, ini menunjukkan apa yang mungkin dilakukan tanpa baterai penuh tetapi tetap memanfaatkan teknologi luar biasa ini,” ujarnya.

Porsche selalu memposisikan 911 sebagai model pembakaran terakhir yang bertahan, bahkan di masa depan ketika jajaran lainnya beralih ke listrik.

Rencana itu tidak berubah, meskipun konteks di sekitarnya telah berubah.

Permintaan EV yang lebih lemah telah memaksa Zuffenhausen untuk mundur dari jadwal elektrifikasinya. Hal ini mendorong 911 bertenaga baterai lebih jauh ke ranah hipotetis.

>>> Gudang Showroom BYD di BSD Kebakaran, Mobil Dievakuasi