PT BYD Company Motor Indonesia memperkenalkan SUV premium Denza B8 di diler Haka Auto Jakarta pada Senin (25/5/2026).

Kendaraan berbasis plug-in hybrid (PHEV) ini hadir dengan setir kanan, menandakan potensi masuk ke pasar Indonesia.

>>> Gudang Showroom BYD di BSD Kebakaran, Mobil Dievakuasi

Langkah ini merupakan bagian dari strategi BYD untuk menunjukkan inovasi elektrifikasi kelas atas. Manajemen menyebut bahwa Denza B8 memiliki peluang besar untuk dipasarkan di Tanah Air.

"Ini bagian dari memperkenalkan sedikit tentang salah satu line up kami yang sudah setir kanan di mana artinya ada possibility juga untuk dibawa ke Indonesia," ujar Luther di Jakarta.

Performa Tangguh dan Teknologi Hybrid

Denza B8 mengandalkan mesin bensin turbo 2.0 liter yang dipadukan dengan dua motor listrik. Kombinasi ini menghasilkan tenaga 578 PS (576 Tk) dan torsi puncak 760 Nm.

Akselerasi dari 0 ke 100 km/jam dapat dicapai dalam 4,8 detik.

SUV ini juga menggunakan konstruksi sasis tangga (ladder frame) dan sistem penggerak 4x4 untuk medan berat.

"Yang kedua, kami juga menunjukkan sampai di mana sudah pengembangan dan development dari kendaraan yang di bawah naungan brand Denza.

>>> Pengendara Diperingatkan Polisi di Depan, Tapi Tetap Ngebut 80 Km/jam

Di mana kalau kita lihat lebih dalam teknologi yang ada di B8 ini sangat fantastis," ucap Luther.

Kabin Mewah dan Fitur Lengkap

Meski berdesain kotak ala off-road, Denza B8 tetap mengusung kemewahan.

Kabinnya tersedia dalam konfigurasi enam atau tujuh kursi dengan kursi captain seat yang dilengkapi pemanas, ventilasi, dan pemijat punggung.

Fitur hiburan mencakup layar 17,3 inci, sistem night vision, audio premium, dan Vehicle-to-Load (V2L) untuk sumber daya listrik eksternal.

Sistem hibrida juga diklaim efisien dengan jarak tempuh kombinasi lebih dari 900 km.

>>> Lucid Air Milik YouTuber Jason Fenske Sering Rusak, Akhirnya Dibeli Kembali

"Walaupun dia berbasis off-road, tapi dia juga tetap elegan. Lalu dia juga memiliki beberapa fitur-fitur yang sangat spesifik kepada safety," kata Luther.