Seorang teknisi Best Buy diduga mengakses galeri pribadi pelanggan dan mengirimkan foto intim ke ponselnya saat melakukan perbaikan iPhone.

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya mengamankan data ponsel sebelum menyerahkannya ke pusat perbaikan.

>>> Vivo Siap Luncurkan Seri S60 dengan Baterai Raksasa 7200mAh

Ponsel pintar kini menyimpan berbagai informasi pribadi, mulai dari data finansial hingga dokumentasi sensitif.

Banyak pengguna masih mengabaikan risiko keamanan saat menyerahkan perangkat ke pihak ketiga.

Best Buy telah memecat karyawan tersebut dan bekerja sama dengan aparat penegak hukum.

Langkah Mengamankan Data Sebelum Servis

Pengguna iPhone dapat memanfaatkan opsi "Hide" untuk memindahkan foto sensitif ke folder tersembunyi yang hanya bisa diakses dengan Face ID atau PIN.

Pengguna Samsung Galaxy memiliki fitur Secure Folder yang mengunci data dalam ruang terenkripsi khusus.

>>> Honor Luncurkan Tablet Pad 20 dengan Layar 3K dan Snapdragon 7 Gen 3

Teknisi tidak dapat membuka folder tersebut tanpa izin akses biometrik dari pemilik perangkat.

Pemilik ponsel disarankan memilih pusat layanan resmi yang mengizinkan pelanggan memantau proses perbaikan langsung.

Teknisi di Apple Store biasanya melakukan perbaikan ringan di hadapan pelanggan untuk meminimalkan celah penyalahgunaan data.

Jika perangkat harus ditinggal di pusat servis, cadangkan data penting ke iCloud atau Google Drive terlebih dahulu.

Setelah pencadangan, lakukan factory reset untuk menghapus seluruh isi ponsel.

>>> Huawei Siap Luncurkan Nova 16 Series Juni 2025 Tanpa Varian Ultra

Data dapat dipulihkan kembali setelah perbaikan selesai.