Meta memperbarui sistem keamanan pada lini kacamata pintar Ray-Ban Meta dan Meta Glasses. Pembaruan ini membuat kamera otomatis nonaktif jika lampu indikator privasi dirusak atau dimodifikasi secara fisik.

Lampu indikator privasi selama ini berfungsi memberi tahu orang di sekitar bahwa kamera sedang aktif. Jika lampu tertutup, kamera akan terkunci hingga lampu kembali terlihat.

>>> Iran Ancam Trump: Tak Ada Satu Pun Tentara AS Akan Pulang Hidup-hidup

Belakangan, sejumlah pengguna mencari cara mengelabui sistem tersebut.

Penyalahgunaan semakin marak hingga muncul jasa modifikasi atau perusakan lampu indikator secara fisik agar kacamata bisa merekam tanpa terdeteksi.

Deteksi Otomatis dan Langkah Hukum

Menurut Meta, mulai generasi kedua kacamata pintarnya, kamera akan otomatis nonaktif jika sistem mendeteksi lampu indikator tertutup.

Tidak ada foto atau video yang bisa diambil hingga lampu kembali terdeteksi terbuka.

"Kami melihat sebagian orang melangkah lebih jauh dari sekadar menutup dengan selotip, hingga upaya lebih canggih untuk memodifikasi atau merusak capture LED," tulis Meta dalam keterangannya, Selasa (7/7), dikutip dari 9to5Google.

>>> Prancis Kudu Lebih Efisien karena Maroko Bukanlah Paraguay

Meta menambahkan pihaknya terus meningkatkan kemampuan mendeteksi upaya perusakan tersebut.

"Tidak ada kamera lain yang melakukan hal ini, dan kami bangga memimpin langkah ini di industri," tutur Meta.

Pembaruan ini muncul di tengah gelombang kritik publik terhadap kacamata pintar, khususnya milik Meta, dalam beberapa bulan terakhir.

Kritik tersebut terkait potensi penyalahgunaan untuk merekam orang lain tanpa persetujuan.

Selain memperbarui sistem deteksi, Meta juga berupaya menghapus iklan, unggahan, dan listing di Marketplace yang menawarkan jasa modifikasi kacamata.

>>> Weton Kamis Pahing Tibo Lungguh: 9 Juli 2026 Dipercaya Bawa Keberuntungan

Opsi langkah hukum terhadap individu maupun bisnis penyedia jasa tersebut turut dipertimbangkan.