Waswas Ditarget Iran, Trump Pulang dari Turki Pakai Air Force One Lama
Presiden Amerika Serikat Donald Trump meninggalkan Turki pada Rabu (8/7) malam menggunakan Air Force One lama, bukan Boeing 747-8 baru yang disumbangkan Qatar.
Perubahan pesawat ini terjadi saat AS kembali berperang dengan Iran setelah melancarkan serangan terbaru di tengah gencatan senjata pada Selasa.
>>> 10 Tanda Kucing Sayang Kamu, Bukan Sekadar Mengeong
Sejumlah sumber Gedung Putih mengatakan pergantian pesawat dilakukan atas permintaan Dinas Rahasia AS (Secret Service) sebagai langkah pengamanan.
Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung membenarkan bahwa perubahan ini diperlukan, terutama ketika AS sedang berkonflik dan banyak musuh yang berusaha menjadikan presiden target serangan.
Cheung menyatakan Air Force One baru adalah pesawat berteknologi mutakhir dengan protokol keamanan tingkat tinggi, namun keputusan menggunakan pesawat lama diambil untuk menghadapi ancaman.
Saat meninggalkan Ankara, Trump menaiki pesawat lama dengan sangat cepat, bahkan sebelum para jurnalis sempat memotretnya. Seluruh penumpang diminta menutup tirai jendela sebelum lepas landas.
Pesawat tersebut mendarat di Mildenhall pada Rabu malam, lalu Trump berpindah ke pesawat baru untuk melanjutkan perjalanan ke Washington.
>>> Pabrik Plastik di Tangerang Terbakar, Kerugian Capai Rp2 Miliar
Trump mengatakan kepada wartawan bahwa kemungkinan mereka diminta menutup tirai karena berada di pesawat yang berbahaya akibat ancaman Iran.
Sumber lain menyebut perubahan pesawat dilakukan karena Air Force One baru belum memiliki seluruh kemampuan keamanan seperti pesawat lama, yang dilengkapi sistem untuk membutakan rudal dan perangkat chaff.
Keputusan ini merupakan langkah pencegahan atas saran Secret Service, bukan karena adanya ancaman spesifik.
Trump sebelumnya menggunakan Air Force One baru saat terbang ke Turki pada Senin malam. Namun setelah tiba, perang dengan Iran kembali memanas.
Pada Rabu, Trump membantah pergantian pesawat karena alasan keamanan, melainkan agar pesawat baru bisa dipamerkan ke prajurit di pangkalan militer.
>>> Polisi Sita Rp476 Miliar di Brankas Rumah Sentul, Uang Tunai dan Emas 74 Kg
Namun ia juga menegaskan dirinya adalah target nomor satu Iran.
Update Terbaru
Pembatasan Pemilih Baru Ubah Regulasi Pemilu AS
Kamis / 09-07-2026, 11:01 WIB
11 Anggota Kongres AS Desak WNBA Lindungi Caitlin Clark dari Kekerasan di Lapangan
Kamis / 09-07-2026, 11:01 WIB
Tim Allen Siapkan Dana Padanan untuk Pembelian Community House Birmingham
Kamis / 09-07-2026, 11:01 WIB
Polisi: Darrell Sheets Tinggalkan Surat Bunuh Diri Akibat Perundungan Online
Kamis / 09-07-2026, 11:00 WIB
Prospek Tak Masuk Peringkat Bersiap untuk MLB Draft 2026
Kamis / 09-07-2026, 11:00 WIB
Trump Perintahkan Serangan Baru ke Iran di Sela KTT NATO
Kamis / 09-07-2026, 11:00 WIB
Pernah Juara di Sachsenring, Veda Ega Bangkit di Moto3 Jerman?
Kamis / 09-07-2026, 11:00 WIB
Pertamina dan Boeing Jajaki Pengembangan Ekosistem SAF di Indonesia
Kamis / 09-07-2026, 10:58 WIB
Dokter Ingatkan Efek Kebakaran TPA Jatiwaringin Bisa Sefatal Ini
Kamis / 09-07-2026, 10:58 WIB
Trump Frustrasi Serang Iran: Orang-orang Ini Bohong dan Curang
Kamis / 09-07-2026, 10:58 WIB
BRIN Luncurkan Satelit NEO-1 Buatan Anak Bangsa Januari 2027
Kamis / 09-07-2026, 10:57 WIB
200 Nama ML Lucu Bahasa Jawa yang Unik, Bikin Akun Makin Kocak
Kamis / 09-07-2026, 10:57 WIB
Bisakah 'Hope' Selamatkan Industri Film Korea yang Terpuruk?
Kamis / 09-07-2026, 10:56 WIB
Timnas Indonesia U-17 Bungkam Malaysia, Erick Thohir Ingin Tiru Jepang
Kamis / 09-07-2026, 10:56 WIB







