Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan wacana pemerintah untuk mengonversi motor listrik dengan target 120 juta unit.

Tujuannya baik, yaitu mengurangi ketergantungan impor BBM dan menghemat devisa negara.

>>> Honda Daya Jayadi Racing Team Siap Hadapi Berbagai Ajang Balap Nasional 2026

Namun, target ambisius tersebut dinilai melompati banyak realitas di lapangan.

Pada pemerintahan sebelumnya, program konversi motor listrik sudah dijalankan tetapi tidak memenuhi target.

Pada Maret 2023, pemerintah memberikan subsidi Rp 7 juta lewat Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 Tahun 2023.

Melihat sepinya peminat, pada Desember 2023 nilai subsidi dikerek menjadi Rp 10 juta per unit.

Meski ada program konversi gratis, minat masyarakat tetap rendah.

Kritik Pengamat

Pengamat otomotif nasional, Bebin Djuana, meragukan target konversi 120 juta kendaraan menjadi proyek pemerintah.

Menurutnya, mekanisme pendanaan dan birokrasi sering menjadi batu sandungan utama.

"Kalau ini jadi proyek pemerintah dan dikerjakan bengkel swasta, pasti banyak yang menghindar karena tidak jelas kapan dibayar," ujar Bebin.

>>> Suzuki Every 2026: Kei Van Manual Rp134 Juta dengan Tampilan Baru

Ia menyarankan pemerintah berperan sebagai regulator dan fasilitator, bukan pelaksana proyek.

Fokus utama adalah menciptakan ekosistem yang sehat, mulai dari pemangkasan biaya komponen hingga kepastian regulasi.

"Biarkan secara alami masyarakat melakukan konversi, komponen-komponen jangan dibebani macam-macam pajak, sehingga harga bersahabat. Standarisasi jelas," kata Bebin.

Jika insentif diberikan di sektor hulu, seperti pembebasan pajak untuk baterai, controller, dan motor penggerak, harga jual di konsumen akan turun.

Selain itu, standardisasi komponen penting agar masyarakat merasa aman saat mengganti suku cadang.

Keberlanjutan Bisnis Bengkel

Bebin melihat daya tarik bisnis konversi bagi bengkel swasta dan UMKM terletak pada ekosistem jangka panjang.

Ketika populasi motor listrik hasil konversi terbentuk secara alami karena harga murah, roda ekonomi bengkel lokal berputar melalui layanan purnajual.

>>> PT Honda Prospect Motor Serahkan Honda Prelude ke 20 Konsumen Pertama

"Bengkel-bengkel yang mengkonversi juga mendapat penghasilan dari pemeliharaan purna konversi," ujarnya.