Environmental Working Group (EWG) kembali merilis daftar tahunan 'Dirty Dozen' yang menyoroti produk pangan dengan paparan pestisida tertinggi.

Laporan ini menjadi perhatian karena beberapa di antaranya merupakan favorit masyarakat Indonesia.

>>> Fitur Baru Instagram Instants Menuai Pro Kontra Warganet

Pestisida memang lazim digunakan dalam pertanian untuk mengusir hama. Namun, zat kimia ini ikut menempel pada sejumlah produk pertanian yang banyak dikonsumsi.

Penelitian menunjukkan hubungan antara pestisida dengan kelahiran prematur, malformasi kongenital, aborsi spontan, dan kerusakan genetik. Paparan pestisida juga dikaitkan dengan konsentrasi sperma rendah, penyakit jantung, dan kanker.

Meski demikian, para ahli tetap menganjurkan konsumsi buah dan sayur karena manfaat gizinya lebih besar. Masyarakat diminta lebih cermat mencuci dan memilih bahan pangan.

>>> BMKG Prediksi Cuaca Semarang Hari Ini 22 Mei 2026 Didominasi Hujan Ringan hingga Sedang

Daftar 11 Buah dan Sayuran dengan Residu Pestisida Tertinggi

Berikut daftar lengkap berdasarkan riset terbaru EWG:

  • Bayam – Bayam mentah memiliki residu pestisida tertinggi di antara sayuran lain. Ahli menyarankan memilih bayam organik atau beku. Jika membeli bayam konvensional, bilas hingga bersih.
  • Kale dan sawi hijau – Lebih dari 50% sampel kale mengandung pestisida yang diduga karsinogenik. Buang daun luar dan cuci bersih jika produk non-organik.
  • Stroberi – Konsumsi stroberi tinggi di AS meningkatkan paparan pestisida. Pilih stroberi organik beku jika harga segar terlalu mahal.
  • Anggur – Kulit tipis membuat residu sulit dibersihkan. Cuci di air mengalir dan pilih organik jika memungkinkan.
  • Persik dan nektarin – Kulit tipis rentan menyimpan residu. Rendam dengan campuran air dan baking soda atau cuka sebelum dikonsumsi.
  • Ceri – Memasak seperti merebus atau membuat kompot dapat mengurangi pestisida, meski nutrisi berkurang.
  • Apel – Sering disemprot bahan kimia setelah panen. Mengupas kulit efektif mengurangi pestisida, meski serat dan antioksidan hilang.
  • Blackberry – USDA menguji pada 2023 dan masuk daftar. Buah beri sebaiknya dibeli versi organik.
  • Pir – Kulit menyimpan residu. Untuk non-organik, kupas atau rendam dengan baking soda.
  • Kentang – Pendatang baru tahun ini. Sebagai sayuran akar, mudah menyerap pestisida dari tanah dan pasca panen.
  • Blueberry – Mengandung jejak berbagai pestisida beracun, termasuk 17 jenis PFAS pada produk California.

Ahli gizi Lindsay Malone menyarankan mencuci produk non-organik dengan air mengalir. Untuk bayam yang sudah dicuci sebelumnya, jangan dicuci ulang karena berisiko memasukkan bakteri.

>>> Gubernur Al Haris Salurkan Bantuan Pembangunan dan Doakan Jemaah Haji

Debbie Bessen, ahli gizi lainnya, merekomendasikan merendam buah dengan baking soda atau cuka. Proses memasak juga dapat membantu mengurangi residu pada beberapa jenis buah.