Jarang Ada Kangkung di Menu Rumah Sakit, Ternyata Ini Alasannya
Kangkung merupakan salah satu sayuran favorit masyarakat Indonesia. Olahannya seperti tumis dan cah kangkung mudah ditemui di warung makan.
Namun, sayuran ini jarang muncul dalam menu pasien rumah sakit.
>>> Insurance Class di Jogja Financial Festival 2026: Kunci Muda Kaya Raya, Tua Sejahtera
Pemilihan menu di rumah sakit tidak hanya soal rasa atau harga. Ahli gizi menekankan bahwa setiap menu harus disesuaikan dengan kondisi kesehatan pasien, keamanan pangan, dan kemudahan pengolahan.
Alasan Kangkung Dihindari
Dosen Departemen Gizi Masyarakat IPB University, Hana Fitria Navratilova, menjelaskan bahwa sayuran berdaun hijau seperti kangkung jarang digunakan di rumah sakit.
Kandungan purin yang tinggi menjadi salah satu penyebabnya.
Selain purin, kangkung juga mengandung oksalat dan nitrat. Zat-zat ini perlu diwaspadai pada pasien dengan gangguan ginjal atau masalah metabolisme.
Kangkung tidak bisa disimpan lama dan harus segera diolah.
>>> Polisi Temukan Kokain Rp137 M di Produk Skims Milik Kim Kardashian
Dalam dapur rumah sakit yang melayani banyak pasien dengan diet khusus, sayuran yang lebih stabil biasanya lebih diprioritaskan.
Hana menegaskan bahwa kontaminasi logam berat bisa terjadi pada berbagai pangan, tidak terbatas pada kangkung. Beras dan seafood juga berpotensi terkontaminasi jika berasal dari lingkungan tercemar.
Konsumsi logam berat berlebihan dalam jangka panjang dapat mengganggu kesehatan, seperti gangguan ginjal, hati, hingga risiko kanker. Namun, hal itu tidak membuat kangkung otomatis berbahaya.
Alasan teknis lainnya adalah penyusutan volume kangkung setelah dimasak. Secara visual dan porsi, hasilnya kurang ideal untuk standar penyajian rumah sakit.
>>> Harvard Setop Bagi-Bagi Nilai A ke Mahasiswa, Ada Apa?
Oleh karena itu, rumah sakit cenderung memilih jenis sayur yang lebih aman dan mudah dikontrol kandungan gizinya.
Update Terbaru
Penjelasan Ending Film Colony (2026), Wabah Virus Baru Ditemukan, Akankah jadi Tanda Lanjut Musim Kedua?
Kamis / 21-05-2026, 20:06 WIB
Apakah Film Korea Colony (2026) Bakal Lanjut Season 2?
Kamis / 21-05-2026, 20:04 WIB
Prabowo Dorong Elektrifikasi, Tantangan Izin Merek Jadi Sorotan
Kamis / 21-05-2026, 19:58 WIB
10 Negara Paling Rajin Ibadah di Dunia, Indonesia Nomor Berapa?
Kamis / 21-05-2026, 19:58 WIB
Eduardo Camavinga Pilih Bertahan di Real Madrid walau Terancam Dijual
Kamis / 21-05-2026, 19:58 WIB
Moeldoko Kritik Inkonsistensi Insentif Kendaraan Listrik Pemerintah
Kamis / 21-05-2026, 19:58 WIB
Astra UD Trucks Luncurkan Program Desa Sejahtera di Bogor
Kamis / 21-05-2026, 19:53 WIB
Seo In Guk dan Park Ji Hyun Bintangi Drakor Romantis See You at Work Tomorrow
Kamis / 21-05-2026, 19:53 WIB
Alvaro Arbeloa: Lebih Mudah Juara Liga Champions daripada La Liga
Kamis / 21-05-2026, 19:53 WIB
PT ADM Catat Pemesanan Daihatsu Rocky Hybrid Tembus 750 Unit
Kamis / 21-05-2026, 19:53 WIB
Vivo Y600 Turbo Debut 25 Mei, Vivo Y500 Bersiap ke Indonesia
Kamis / 21-05-2026, 19:53 WIB
Review Acer Predator Triton 300 SE: Laptop Gaming Tipis dengan Performa Tinggi
Kamis / 21-05-2026, 19:49 WIB
Stasiun TV Siarkan 12 Pertandingan Sepak Bola Internasional Hari Ini
Kamis / 21-05-2026, 19:48 WIB






