Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, kembali memicu perdebatan soal keputusan wasit di La Liga.

Ia mengklaim lebih mudah bagi Real Madrid menjuarai Liga Champions daripada menjadi kampiun liga domestik.

>>> Stasiun TV Siarkan 12 Pertandingan Sepak Bola Internasional Hari Ini

Pernyataan itu disampaikan Arbeloa menjelang laga melawan Deportivo Alaves pada Rabu (22/4/2026). Ia ditanya mengapa Madrid kesulitan tampil konsisten di liga.

“Jika berbicara tentang tiga bulan terakhir, kami memang masih banyak kekurangan.

Tapi kami juga mengalami situasi seperti saat melawan Girona, yang membuatnya terasa lebih mudah bagi Real Madrid untuk memenangkan Liga Champions dibandingkan gelar La Liga,” ujar Arbeloa, dikutip dari Sport Illustrated.

Arbeloa merujuk pada insiden penalti yang tidak diberikan saat melawan Girona.

Kylian Mbappe dijatuhkan di kotak penalti pada menit ke-88 setelah terkena pukulan di wajah dari bek Vitor Reis.

Wasit Javier Alberola Rojas membiarkan permainan berlanjut dan VAR tidak turun tangan. Mbappe harus menerima tiga jahitan di atas matanya.

“Bagi saya, itu penalti di sini maupun di bulan, dan ini hanya satu lagi. Minggu demi minggu seperti itu.

Kami sudah sering bermasalah dengan wasit. Cerita lama yang sama,” imbuh Arbeloa.

Kontroversi bertambah setelah anggota Komite Teknis Wasit Spanyol (CTA), Marta Frías, mengatakan kepada program Tiempo de Revisión bahwa insiden tersebut merupakan tindakan ceroboh yang layak dihukum penalti.

Real Madrid Tertinggal Jauh di La Liga

Dengan 31 pertandingan yang sudah dimainkan musim ini, Real Madrid berada di posisi kedua klasemen La Liga. El Real tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen Barcelona.

Peluang Madrid menghindari musim tanpa trofi kini bergantung pada kemungkinan Barcelona terpeleset. Jika Barca tak melakukan kesalahan, Real Madrid bakal gigit jari.