Review Keraton Gunung Kawi: Bukan Sarang Jin dan Pesugihan
Keraton Gunung Kawi di Kabupaten Malang selama ini identik dengan mitos pesugihan dan tumbal. Namun, penelusuran langsung oleh Marcel Radhival atau Pesulap Merah membantah stigma negatif tersebut.
Marcel mengungkapkan bahwa tempat itu merupakan lokasi ritual tradisi kepercayaan kejawen. Bukan sarang jin maupun tempat pemujaan setan seperti yang banyak dibayangkan publik.
>>> Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 22 – 24 Mei 2026
Fakta di Balik Ritual
Berdasarkan penelusuran dan konfirmasi dengan juru kunci setempat, aktivitas utama pengunjung adalah membawa bunga dan dupa.
Sarana ini digunakan untuk menyampaikan doa serta harapan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Tidak ditemukan praktik penyerahan tumbal, pemanggilan makhluk gaib, atau kontrak mistis. Semua itu murni bagian dari ajaran tradisi kejawen.
Marcel menegaskan bahwa ritual tersebut bukan ritual jin-jin, melainkan kepercayaan Kejawen. Ia mengingatkan pengunjung muslim untuk tetap berpegang teguh pada ajaran agamanya.
Kelebihan dan Kekurangan
- Terbuka dan transparan: juru kunci ceplas-ceplos menyebut nama tanpa inisial.
- Ritual murni menggunakan bunga dan dupa untuk berdoa kepada Tuhan.
- Melestarikan nilai tradisi kejawen asli bagi penghayatnya.
- Menimbulkan kontroversi karena klaim kunjungan tokoh tertentu yang sulit dipastikan.
- Tidak cocok untuk ibadah di luar penganut kejawen, seperti umat muslim.
Marcel mengaku lebih tertarik membahas substansi ritual dibanding memperdebatkan daftar nama tokoh. Ia menemukan bahwa nama-nama yang disebut juru kunci konsisten di berbagai kesempatan.
>>> DPR Didorong Sahkan Aturan Kewajiban Bioskop Tayangkan Film Lolos Sensor
Keraton Gunung Kawi direkomendasikan bagi yang ingin memahami esensi tradisi kejawen secara objektif. Tempat ini meluruskan kesalahpahaman mistis, namun tidak ramah bagi pencari pesugihan instan.
Update Terbaru
7 HP Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan Performa Gahar untuk Gaming dan Multitasking
Kamis / 21-05-2026, 15:59 WIB
Anduril dan Meta Kembangkan Headset AR Canggih untuk Militer AS
Kamis / 21-05-2026, 15:59 WIB
Cara Mengaktifkan Fitur Bantuan Tidur Bawaan di iPhone
Kamis / 21-05-2026, 15:58 WIB
General Sale The Weeknd Jakarta Dibuka, 18 Ribu Orang Antre
Kamis / 21-05-2026, 15:58 WIB
Pemprov Kalteng Hapuskan Denda Pajak Kendaraan Bermotor hingga Juli 2026
Kamis / 21-05-2026, 15:55 WIB
Microsoft Surface Laptop 2026 Resmi Meluncur, Bawa Fitur AI dan Tantang MacBook
Kamis / 21-05-2026, 15:54 WIB
Bocoran iPhone 18: Jadwal Rilis Terpisah dan Kamera Variable Aperture
Kamis / 21-05-2026, 15:54 WIB
Kisah Rotterdam 1982 Menginspirasi Kesuksesan Aston Villa Raih Trofi Eropa
Kamis / 21-05-2026, 15:53 WIB
BYD Beri Sinyal Atto 1 Bakal Diproduksi Lokal di Indonesia
Kamis / 21-05-2026, 15:53 WIB
Daftar Kode Redeem Solo Leveling Arise Terbaru Mei 2026
Kamis / 21-05-2026, 15:50 WIB
Kalista Ungkap Tantangan Infrastruktur Uji Coba Bus Listrik AKAP
Kamis / 21-05-2026, 15:48 WIB
D'Masiv Rilis Lagu Baru dan Bersiap Rekaman di Abbey Road Studios
Kamis / 21-05-2026, 15:48 WIB
Michael Carrick Pertahankan Diogo Dalot di Tengah Rumor Transfer
Kamis / 21-05-2026, 15:48 WIB
Sharp Luncurkan Speaker Portable SASPro Series, Bisa Karaoke dan Live Band Tanpa Kabel
Kamis / 21-05-2026, 15:48 WIB






