Tim kuasa hukum Sarwendah membantah keras isu pesugihan di Gunung Kawi yang viral di media sosial.

Bantahan ini muncul setelah unggahan video oleh Pesulap Merah memicu spekulasi.

>>> Suzuki Burgman 150 2026 Siap Tantang Dominasi Honda PCX dan Yamaha NMax di Kelas Skutik Premium

Klarifikasi resmi disampaikan tim hukum pada Senin (18/5/2026) malam.

Salah satu kuasa hukum, Abraham Simon, menjelaskan kronologi kehadiran Sarwendah di lokasi tersebut beberapa tahun lalu.

"Perlu kami luruskan bahwa yang terjadi adalah sebenarnya pada saat itu, sudah cukup lama, kira-kira 2021-2022 lah.

Jadi pada saat itu memang ada syuting podcast Kakak Beradik," kata Abraham Simon.

Menurut Abraham, kedatangan mantan personel Cherrybelle itu murni untuk keperluan produksi konten hiburan bertema misteri.

Proses pengambilan gambar dilakukan di tempat tersebut karena kesesuaian konsep acara.

"Podcast, jadi memang temanya horor begitu. Jadi memang ada pengambilan gambar dan video di sana.

Jelas-jelas begitu.

Jadi, ya ini pemberitaan-pemberitaan yang sebenarnya mungkin niatnya menghibur begitu ya awalnya, mencari sensasi, tapi dengan viral seperti ini cukup merugikan klien kami namanya disebut-sebut.

Ini kan fitnah berarti ya," tegas Simon.

>>> Harga Emas Antam Hari Ini 20 Mei 2026 Turun Rp24 Ribu per Gram

Anggota tim kuasa hukum lainnya, Chris Sam Siwu, memberikan pembelaan terkait tuduhan miring yang dialamatkan kepada kliennya.

Ia menilai narasi yang beredar di masyarakat sangat bertolak belakang dengan realitas kehidupan kerja sang artis.

"Klien kami ini kalau dibilang pesugihan, itu bertolak belakang dengan apa yang dilakukan oleh klien kami.

Klien kami itu kalau bisa dilihat dia bekerja dari pagi sampai malam, pagi sampai malam. Bertolak belakang dengan pesugihan.