Pesulap Marcel Radhival, yang dikenal sebagai Pesulap Merah, buka suara terkait isu pesugihan di Gunung Kawi, Jawa Timur, yang menyeret nama artis Sarwendah.

Pernyataan itu disampaikan di Sawangan, Depok, pada Senin (18/5/2026) malam.

>>> Nicolas Cage Ungkap Alasan Tolak Peran Green Goblin dalam Spider-Man

Marcel sebelumnya mewawancarai seorang kuncen di lokasi yang menyebut sejumlah figur publik pernah berkunjung. Ia menduga kehadiran Sarwendah hanya terkait aktivitas syuting.

"Saya ragu, kemungkinan apa jangan-jangan dia datang ke sana memang syuting doang dan di syutingnya itu ada adegan gitu kali, mungkin.

Terus disalahartikan," kata Marcel.

Ia khawatir publik salah tafsir dan menganggap kedatangan Sarwendah sebagai bagian dari ritual mistis. "Disalahartikan bahwa itu ritual.

Mungkin. Kan saya juga nggak tahu kebenarannya gimana.

Itu karena pernyataan si kuncennya doang," bebernya.

Marcel menegaskan dirinya hanya sebagai pewawancara yang menggali informasi dari narasumber. Ia tidak memiliki otoritas untuk memverifikasi klaim kuncen secara sepihak.

"Karena, saya juga yang tipikal orang yang memang kepercayaan saya Islam," terangnya.

Hingga kini, pihak Sarwendah maupun penggemarnya belum memberikan teguran atau respons negatif kepada Marcel.

Ia membuka ruang komunikasi bagi artis yang ingin memberikan penjelasan agar informasi tidak simpang siur.

"Saya ke sana cuma liburan kok. Saya ke sana cuma pengin belajar budaya aja.

>>> Erin Taulany Bantah Penganiayaan ART, Serahkan Bukti CCTV ke DPR

Mungkin mau klarifikasi kayak gitu, ya nggak masalah juga, bisa kontak saya. Saya nggak memihak satu orang atau satu sisi doang," beber Marcel.

Di balik kontroversi, Marcel melihat sisi edukasi bagi masyarakat. Ia mengindikasikan adanya potensi oknum di lokasi penziarahan yang memanfaatkan nama besar untuk mendongkrak popularitas tempat.