Kehilangan akses ke akun TikTok secara tiba-tiba tentu memicu kepanikan. Berdasarkan kebijakan resmi TikTok, penghapusan atau pemblokiran akun terjadi karena pelanggaran sistemik tertentu.

Memahami penyebabnya dapat membantu Anda mengantisipasi dan menjaga keamanan akun. Berikut delapan faktor utama yang menyebabkan akun TikTok hilang atau diblokir.

>>> Cara Transfer Saldo OVO ke ShopeePay Beserta Biaya Admin Terbaru

Pelanggaran Aturan Konten

Periksa apakah Anda pernah mengunggah video, komentar, atau pesan yang melanggar kebijakan.

Pelanggaran serius meliputi konten kekerasan, ancaman berbahaya, eksploitasi seksual, ujaran kebencian, diskriminasi, perdagangan barang ilegal, atau menyamar sebagai orang lain.

Pelanggaran semacam itu dapat memicu blokir permanen tanpa peringatan.

Sistem Strike Akumulatif

TikTok menerapkan sistem pelanggaran bertahap. Pelanggaran pertama biasanya memicu peringatan atau penghapusan konten.

Pelanggaran berikutnya menambah strike hingga akun diblokir permanen jika melewati batas tertentu.

Pelanggaran Berat

Akun bisa langsung ditutup tanpa akumulasi pelanggaran jika terbukti melakukan tindakan ekstrem. Contohnya ancaman kekerasan nyata, konten eksploitasi anak, penyebaran pelecehan seksual ekstrem, atau keterlibatan dalam perdagangan manusia.

Aktivitas Mencurigakan

Hindari aktivitas non-manusia seperti spam like, komentar, atau follow dalam jumlah besar.

Penggunaan bot atau aplikasi pihak ketiga serta aktivitas login mencurigakan juga memicu verifikasi CAPTCHA atau pembatasan sementara.

Pelanggaran Batas Usia

Pastikan pengguna akun telah berusia minimal 13 tahun. Jika sistem mendeteksi pengguna di bawah umur, akun akan langsung dihapus atau diblokir.

>>> Cara Mengubah dan Memperbarui Data BPJS Ketenagakerjaan

Upaya Menghindari Hukuman

Jangan membuat akun baru untuk menghindari sanksi atau mengunggah ulang konten yang melanggar aturan setelah akun sebelumnya diblokir.

TikTok akan memblokir semua akun terkait secara permanen.