"Nah ini kan jadi malah hal yang positif. 'Oh jadi kita tahu, berarti kuncen-kuncen sana menjual nama-nama itu untuk orang-orang yang datang ke sana.'

Kalau itu nggak ketahuan selama ini, berapa banyak orang yang datang ke sana terus percaya bahwa artis ini pernah ke sini, politikus ini pernah ke sini," kata Marcel.

Ia menegaskan kehadiran tokoh publik di Gunung Kawi tidak otomatis menunjukkan keterlibatan dalam pesugihan. Motivasi kunjungan bisa murni wisata seperti yang ia lakukan.

"Bisa jadi ke sana memang mungkin liburan doang. Kayak saya kan ke sana juga.

Tapi kan nggak ritual-ritual. Nggak percaya pesugihan," pungkas Marcel.

Marcel menambahkan bahwa ia tidak menerima teguran dari pihak Sarwendah atau penggemarnya hingga saat ini.

Ia juga membuka kesempatan bagi siapa pun yang ingin memberikan klarifikasi terkait isu tersebut.

"Saya ke sana cuma liburan kok. Saya ke sana cuma pengin belajar budaya aja.

>>> Pengadilan Spanyol Bebaskan Shakira dari Tuduhan Penipuan Pajak Rp 1,1 Triliun

Mungkin mau klarifikasi kayak gitu, ya nggak masalah juga, bisa kontak saya. Saya nggak memihak satu orang atau satu sisi doang," ujar Marcel.