Pesulap Merah Datangi Keraton Gunung Kawi untuk Edukasi Mitos Pesugihan
Kawasan wisata ritual Keraton Gunung Kawi di Kabupaten Malang mendadak ramai oleh kedatangan Marcel Radhival alias Pesulap Merah.
Sosok yang dikenal vokal membongkar trik dukun palsu dan mitos penggandaan uang ini langsung memicu perhatian besar dari masyarakat serta netizen di media sosial.
>>> Drake Cetak Rekor Streaming Global Lewat Tiga Album Baru
Marcel melakukan perjalanan di situs tersebut dan mengunggah konten videonya ke media sosial.
Ia memulai aksinya dengan menggali keterangan dari masyarakat sekitar mengenai isu pesugihan yang selama ini melekat pada Gunung Kawi.
Langkah kaki Pesulap Merah di area sakral tersebut membawa sorotan baru terkait misi yang diusungnya.
Sejak awal kedatangannya, Marcel tampak mengamati beberapa titik petilasan dan melakukan dialog langsung dengan sang juru kunci Keraton Gunung Kawi.
"Sekarang saya ada di Keraton Gunung Kawi. Kita akan ngobrol-ngobrol sama kuncen atau guide yang ada di sini.
Kalau memang orang mau pesugihan, ritualnya apa, melakukan apa dan persembahannya apa," ucap Marcel dengan gaya bicaranya yang lugas.
Kedatangan Marcel kali ini bukan untuk melakukan aksi pembongkaran trik secara ekstrem, melainkan lebih banyak menggali sejarah lokal.
>>> Nikita Mirzani Kembali ke Rutan Usai Operasi Tulang Belakang
Ia berupaya meluruskan persepsi keliru masyarakat dan menegaskan perbedaan besar antara menjaga kelestarian budaya sejarah dengan praktik penipuan berkedok mistis yang merugikan.
Marcel mengungkapkan bahwa tujuannya datang ke Keraton Gunung Kawi adalah untuk melihat langsung bagaimana mitos dan realitas berbaur di tengah masyarakat.
Ia menekankan pentingnya masyarakat untuk tetap berpikir rasional tanpa harus kehilangan rasa hormat terhadap tempat bersejarah.
"Saya datang ke sini (Keraton Gunung Kawi) bukan untuk merusak adat, melainkan untuk mengedukasi masyarakat agar bisa membedakan mana tempat bersejarah yang harus dihormati dan mana oknum yang memanfaatkan tempat ini untuk penipuan mistis atau pesugihan abal-abal.
Berpikir logis itu perlu agar kita tidak mudah tertipu," kata Marcel.
Kedatangan pesohor berambut merah ini mendapat respons langsung dari pihak pengelola dan sesepuh kawasan Keraton Gunung Kawi.
Mereka menyambut baik kehadiran Marcel sejauh tujuannya memberikan dampak positif dan meluruskan stigma negatif Gunung Kawi sebagai pusat pesugihan.
>>> Pagelaran Sabang Merauke 2026 Angkat Tema Hikayat Srikandi Nusantara
Pihak keraton berharap edukasi yang dibawa oleh Marcel dapat mengubah sudut pandang wisatawan yang datang ke sana.
Update Terbaru
Canva Luncurkan Fitur Offline di Indonesia untuk Dukung Kerja Fleksibel
Kamis / 21-05-2026, 05:24 WIB
15 Fitur Google Fi Wireless yang Praktis untuk Pengguna
Kamis / 21-05-2026, 05:24 WIB
Honor Gandeng Sebastian Sawe, Satukan Teknologi AI dan Olahraga
Kamis / 21-05-2026, 05:23 WIB
Discord Terapkan Enkripsi End-to-End Otomatis pada Panggilan Suara dan Video
Kamis / 21-05-2026, 05:23 WIB
Astronot Abadikan Kolam Biru Elektrik di Utah, Pusat Produksi Potash
Kamis / 21-05-2026, 05:23 WIB
VIDA Luncurkan Pameran Faces of Fraud untuk Edukasi Penipuan Digital
Kamis / 21-05-2026, 05:19 WIB
AMD Resmi Luncurkan Prosesor Ryzen AI 400 Series di Indonesia
Kamis / 21-05-2026, 05:19 WIB
ITSEC Asia Luncurkan Strategi Keamanan Siber dan AI, Fokus pada Talenta Muda
Kamis / 21-05-2026, 05:19 WIB
Astronom Ungkap Kelangkaan Planet Sub-Neptunus di Bintang Kecil Bima Sakti
Kamis / 21-05-2026, 05:18 WIB
Mimin dan Alcatel-Lucent Enterprise Hadirkan AI untuk Perhotelan Asia-Pasifik
Kamis / 21-05-2026, 05:18 WIB
Samsung Luncurkan TV Micro RGB Pertama di Indonesia dengan Bonus Galaxy Z Fold7
Kamis / 21-05-2026, 05:14 WIB
ITSEC Asia Luncurkan i&intellibron Aman untuk Deteksi Ancaman Siber Mobile
Kamis / 21-05-2026, 05:14 WIB
OKX Luncurkan Agent TradeKit, Jembatani Analisis AI dan Transaksi CEX
Kamis / 21-05-2026, 05:13 WIB
Memori NAND Flash Tahan Radiasi Ekstrem Dikembangkan Peneliti Georgia Tech
Kamis / 21-05-2026, 05:13 WIB






