VIDA Luncurkan Pameran Faces of Fraud untuk Edukasi Penipuan Digital
Perusahaan identitas digital dan pencegahan penipuan, VIDA, meluncurkan gerakan edukasi publik melalui pameran narasi bertajuk Faces of Fraud.
Acara tersebut digelar di Jakarta pada Rabu (20/5/2026).
>>> Samsung Luncurkan TV Micro RGB Pertama di Indonesia dengan Bonus Galaxy Z Fold7
Langkah ini diambil untuk menekan lonjakan korban penipuan digital yang kian terorganisasi. Hal ini berdasarkan laporan Whitepaper VIDA berjudul SEA Digital Identity Fraud Outlook.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa penipuan digital modern kini menggabungkan berbagai metode serangan dalam satu rangkaian terencana.
Data dari Money mencatat kerugian akibat penipuan digital di Indonesia mencapai Rp 9 triliun.
Angka tersebut berasal dari lebih dari 411.000 laporan sepanjang November 2024 hingga akhir 2025. Melalui inisiatif ini, lima orang dari berbagai latar belakang membagikan kisah nyata mereka.
Para korban berasal dari ibu rumah tangga, pekerja profesional, hingga pensiunan.
Mereka menceritakan modus penipuan seperti manipulasi psikologis, pengambilalihan akun, pengalihan dana ke aset kripto, hingga pinjaman online ilegal.
>>> ITSEC Asia Luncurkan i&intellibron Aman untuk Deteksi Ancaman Siber Mobile
Sinergi untuk Memutus Rantai Penipuan
Founder dan Group CEO VIDA, Niki Luhur, menekankan pentingnya peran semua pihak. "Kami tidak ingin korban terus bertambah.
Faces of Fraud adalah cara kami berkata, kita semua punya peran dalam memutus rantai ini," ujarnya.
Niki menjelaskan perlunya sinergi nyata yang melibatkan regulasi kuat, komitmen pelaku usaha, dan masyarakat yang kritis. Hal ini demi memutus rantai fraud siber yang semakin kompleks.
"Setiap wajah dalam Faces of Fraud mewakili seseorang yang pernah menaruh kepercayaan pada sistem keamanan identitas, tetapi gagal terlindungi dari celah yang ada," urai Niki.
Ia menambahkan bahwa dampak penipuan digital tidak hanya finansial, tetapi juga emosional.
Kejahatan digital ini juga memicu keruntuhan harapan hidup dan kerusakan reputasi korban. Contohnya adalah kasus orang tua yang kehilangan dana pengobatan anak akibat donasi palsu.
>>> OKX Luncurkan Agent TradeKit, Jembatani Analisis AI dan Transaksi CEX
"Berangkat dari hal tersebut, VIDA hadir tidak hanya sebagai penyedia teknologi, tetapi juga sebagai mitra bagi masyarakat dan pelaku usaha dalam membangun ekosistem digital yang lebih aman dan tepercaya," ujar Niki Luhur.
Update Terbaru
Catanzaro Lolos ke Final Playoff Serie B Usai Kalahkan Palermo
Kamis / 21-05-2026, 06:19 WIB
Al Najma Kalahkan Al Shabab Lewat Gol Penalti Lazaro
Kamis / 21-05-2026, 06:18 WIB
Al Shabab Kalah 1-0 dari Al Najma di Liga Pro Arab Saudi
Kamis / 21-05-2026, 06:18 WIB
Héctor Cúper Debut, Universitario Tantang Nacional di Copa Libertadores
Kamis / 21-05-2026, 06:18 WIB
Aston Villa Juara Liga Europa 2025/2026 Usai Kalahkan Freiburg 3-0
Kamis / 21-05-2026, 06:18 WIB
Catanzaro Lolos ke Final Playoff Serie B Usai Singkirkan Palermo
Kamis / 21-05-2026, 06:14 WIB
Héctor Cúper Ubah Formasi Universitario Deportes Hadapi Nacional
Kamis / 21-05-2026, 06:14 WIB
Borussia Dortmund Batalkan Perburuan Jadon Sancho, Fokus ke Ethan Nwaneri
Kamis / 21-05-2026, 06:13 WIB
Cerebras Systems Tantang Dominasi NVIDIA di Pasar Chip AI Global
Kamis / 21-05-2026, 06:13 WIB
Shownu X Hyungwon Kembali dengan 'LOVE ME', Deklarasi Berani Setelah Dua Tahun
Kamis / 21-05-2026, 06:13 WIB
KPop Demon Hunters Pertahankan Posisi di Top 10 Billboard Global
Kamis / 21-05-2026, 06:09 WIB
Aston Villa Juara Liga Europa 2026, Pangeran William Ikut Bersorak
Kamis / 21-05-2026, 06:09 WIB
Evershine Group Pangkas Biaya Operasional Pengiriman Pakai Truk Listrik
Kamis / 21-05-2026, 06:08 WIB
Daihatsu Umumkan Pemenang Undian Sembilan Paket Umroh DAIFIT 2026
Kamis / 21-05-2026, 06:08 WIB






