ITSEC Asia Luncurkan Strategi Keamanan Siber dan AI, Fokus pada Talenta Muda
ITSEC Asia meluncurkan strategi penguatan ekosistem keamanan siber dan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia pada Rabu, 20 Mei 2026.
Langkah ini berfokus pada pengembangan talenta muda lokal serta penyediaan solusi digital berbasis AI.
>>> Samsung Luncurkan TV Micro RGB Pertama di Indonesia dengan Bonus Galaxy Z Fold7
Pengumuman strategi tersebut dibarengi dengan pemberian apresiasi kepada Firoos Ghathfaan Ramadhan.
Pelajar berusia 14 tahun asal Subang itu berhasil mendeteksi kerentanan keamanan pada platform digital berskala global.
ITSEC Asia menyalurkan bantuan perangkat kerja kepada Firoos guna menyokong riset siber.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Cyber Talent Indonesia Scholarship Program untuk mengoptimalkan potensi talenta muda lokal.
Pentingnya Kesiapan SDM
President Director ITSEC Asia, Patrick Dannacher menilai tantangan industri saat ini tidak hanya berkisar pada teknologi, melainkan juga kesiapan sumber daya manusia.
Dukungan terhadap talenta lokal dianggap menjadi faktor krusial bagi daya saing Indonesia di tingkat global.
“Kita sering bicara soal ancaman siber, tapi jarang membahas kesiapan talenta. Faktanya, talenta muda Indonesia sudah mampu bersaing di level global.
>>> ITSEC Asia Luncurkan i&intellibron Aman untuk Deteksi Ancaman Siber Mobile
Yang belum kita bangun secara serius adalah ekosistem yang mendukung mereka untuk terus berkembang,” ujar Patrick.
Kebutuhan tenaga ahli di Indonesia sendiri saat ini diakui masih sangat besar demi menghadapi ancaman digital.
Patrick menambahkan bahwa jumlah pekerja dalam bidang keamanan siber dan AI saat ini masih belum mencukupi kebutuhan populasi Indonesia.
Unit Bisnis dan Teknologi Baru
Strategi pengembangan ekosistem ini dijalankan melalui unit bisnis ITSEC Cyber & AI Academy.
Unit tersebut difokuskan untuk menjembatani kebutuhan industri lewat pelatihan, sertifikasi, serta pengembangan kompetensi teknis untuk mengatasi kekurangan tenaga ahli nasional.
Selain fokus pada SDM, perusahaan juga meningkatkan kapabilitas teknologi keamanan digital berbasis AI.
>>> OKX Luncurkan Agent TradeKit, Jembatani Analisis AI dan Transaksi CEX
Solusi siber yang adaptif dan otonom tengah dikembangkan demi mendeteksi ancaman secara waktu nyata sekaligus mengotomasi respons pertahanan.
Update Terbaru
Keluarga Dokter Icha Lapor Polisi, Dugaan Intimidasi Anggota DPRD
Senin / 06-07-2026, 09:35 WIB
Denny Darko Ramal Sarwendah dan Giorgio Antonio Tak Akan Nikah
Senin / 06-07-2026, 09:35 WIB
Menkeu Purbaya Klaim Negara Punya Rp430 Triliun SAL, Pajak Online Bukan karena Kekurangan Dana
Senin / 06-07-2026, 09:35 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 7 - 12 Juli 2026
Senin / 06-07-2026, 09:34 WIB
Harga Emas Antam Hari Ini Stabil, Pecahan 1 Gram Dijual Rp2.670.000
Senin / 06-07-2026, 09:33 WIB
IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.895, Pelaku Pasar Tunggu Aliran Dana Asing
Senin / 06-07-2026, 09:33 WIB
Apa Itu Complexion Makeup? Arti, Tips Memilih, dan Rekomendasi Produk
Senin / 06-07-2026, 09:33 WIB
Pacari Sesama Pemain Bola, Romansa Haaland Antar Norwegia ke Perempat Final
Senin / 06-07-2026, 09:28 WIB
Samsung Dilirik Meta dan Anthropic untuk Produksi Chip AI 2nm
Senin / 06-07-2026, 09:28 WIB
Pemenang Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz Wajib Bangun 5G dan Desa
Senin / 06-07-2026, 09:28 WIB
RetroCrush Tambahkan Hyakushō Kizoku dan 500000000 Years Button Anime
Senin / 06-07-2026, 09:22 WIB
emaqi Luncurkan Layanan Berlangganan Bulanan emaqi Premium
Senin / 06-07-2026, 09:22 WIB
Jude Bellingham Cetak Dua Gol, Inggris Hadapi Meksiko di Piala Dunia
Senin / 06-07-2026, 09:21 WIB
Timnas Meksiko Kembalikan Jam Tangan Rolex Senilai Rp15 Miliar
Senin / 06-07-2026, 09:21 WIB







