Pasar otomotif global mengalami transformasi besar dengan lonjakan adopsi kendaraan listrik. Saat ini, satu dari setiap empat mobil baru yang terjual di dunia adalah kendaraan bertenaga listrik.

Penjualan Tembus 20 Juta Unit

Berdasarkan laporan Global EV Outlook 2026 dari International Energy Agency (IEA), penjualan mobil listrik global pada 2025 naik 20 persen.

>>> VinFast Buka Pemesanan Tiga Motor Listrik Spesifikasi Khusus Indonesia

Angka tersebut berhasil menembus 20 juta unit.

Pencapaian ini menandai bahwa kendaraan ramah lingkungan telah menguasai sekitar 25 persen dari total pasar mobil baru. Tren ekspansi diproyeksikan terus menguat.

Data IEA juga menunjukkan bahwa mobil listrik telah menguasai pangsa pasar minimal 10 persen di sekitar 40 negara.

Fenomena ini mengindikasikan adopsi teknologi tidak lagi terpusat di wilayah tertentu.

IEA memprediksi akselerasi pasar masih berlanjut pada 2026. Total penjualan diperkirakan mencapai 23 juta unit, atau hampir 30 persen dari keseluruhan pasar mobil baru.

Efisiensi biaya operasional dan pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil menjadi faktor utama daya tarik kendaraan listrik.

Daya tarik ini tetap kuat di tengah perlambatan ekonomi global dan krisis energi akibat tensi geopolitik.

"Penjualan mobil listrik mencetak rekor baru di hampir 100 negara tahun lalu," ujar Direktur Eksekutif IEA, Fatih Birol.

"Meningkatnya popularitas kendaraan listrik telah menandai pergeseran besar bagi pasar mobil dan sistem energi secara keseluruhan."

Dominasi China di Pasar Global

Di balik pertumbuhan pasar global, industri otomotif China memantapkan posisinya sebagai kekuatan dominan.

>>> Fasilitas Kredit Mobil Tenor 8 Tahun Sepi Peminat

Laporan IEA menunjukkan produsen China memasok sekitar 60 persen dari seluruh mobil listrik yang terjual di dunia pada 2025.