Pabrik VinFast di Subang, Jawa Barat, kini telah beroperasi penuh. Model VinFast VF MPV 7 menjadi produk rakitan lokal pertama yang keluar dari jalur perakitan.

Langkah ini diambil untuk memenuhi permintaan pasar domestik yang tinggi terhadap kendaraan listrik segmen MPV. Hal ini diumumkan pada Rabu (20/5/2026).

>>> Krisis Energi Timur Tengah Dorong Penjualan Kendaraan Listrik Global

Perubahan Prioritas Produksi

Awalnya, VinFast berencana memproduksi VF 3 terlebih dahulu. Namun, besarnya minat konsumen terhadap MPV listrik mengubah prioritas tersebut.

"Pabrik kami di Subang sudah benar-benar beroperasi.

VF MPV 7 adalah produk pertama yang diproduksi di Subang, kemudian disusul Limo Green dan nanti VF 3," ujar Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia.

Proses produksi massal diawali dengan uji coba pada Januari 2026. Evaluasi ketat dilakukan dari Januari hingga Maret-April untuk memastikan kualitas sesuai standar global.

>>> Daftar Harga Honda HRV Bekas per 21 Mei 2026 Mulai Rp 150 Jutaan

"Produksi mulai trial dari Januari 2026. Tapi dari Januari sampai Maret-April, kita evaluasi sehingga supply mulai minggu ini," kata Kariyanto.

Distribusi kendaraan ke diler resmi di seluruh Indonesia kini mulai berjalan. Pelanggan di berbagai wilayah dapat melihat unit mobil listrik buatan Subang.

Pabrik VinFast di Subang menempati lahan seluas 170 hektar. Total investasi mencapai 300 juta dolar AS atau sekitar Rp 4,8 triliun.

>>> Ekspor Kendaraan Astra Daihatsu Motor Melonjak 33 Persen hingga April 2026

Selain memasok pasar domestik, pabrik ini juga dirancang sebagai pusat ekspor kendaraan listrik ke kawasan Asia Tenggara.