Yang pastinya juga Toyota juga merasakan," ujar dia.

Mendorong Hilirisasi Nikel

Upaya mendorong hilirisasi nikel dipandang sebagai sinyal positif bagi masa depan industri manufaktur kendaraan di tanah air.

"Jadi kalau untuk itu, apalagi kalau misalkan kebijakan yang terbaru adalah untuk meningkatkan hilirisasi. Itu sangat baik.

Kita sebagai Toyota Astra Motor pasti akan mendukung semua kebijakan pemerintah," kata Bansar.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa formulasi perhitungan untuk kebijakan ini akan diserahkan kepada kementerian terkait. "Yang baterainya berbasis nikel dan non-nikel akan berbeda skemanya.

Perhitungannya nanti dilakukan oleh Menteri Perindustrian. Kenapa yang nikel lebih besar subsidinya?

Karena supaya nikel kita terpakai," ujar Purbaya.

Dukungan serupa juga mengalir dari sejumlah pelaku usaha otomotif lainnya. Mereka memandang insentif khusus ini dapat mempercepat akselerasi industri kendaraan listrik nasional.

Pemerintah membuka opsi untuk memberikan subsidi yang lebih besar bagi mobil listrik dengan baterai berbasis nikel dibandingkan dengan varian non-nikel.

>>> BPLJSKB Sediakan Proving Ground untuk Perkuat Ekspor Otomotif

Kebijakan ini sengaja dirancang agar pemanfaatan komoditas nikel domestik berjalan lebih optimal.