Kompleks Royal Garden Shanghai Viral, Isu Kepemilikan Dikaitkan dengan Taipan Indonesia
Sebuah video yang menampilkan kawasan hunian supermewah di China mendadak ramai dibicarakan di media sosial. Rekaman udara kompleks tersebut memicu rasa ingin tahu publik, terutama karena dikaitkan dengan konglomerat asal Indonesia.
Perhatian publik tidak hanya tertuju pada kemegahan properti, tetapi juga pada siapa sosok di balik kepemilikannya yang hingga kini belum sepenuhnya terkonfirmasi.
Royal Garden di Kawasan Elit Shanghai
Kompleks yang menjadi sorotan ini dikenal dengan nama Royal Garden dan berada di kawasan Sheshan, Shanghai. Area tersebut termasuk wilayah elit dengan lingkungan eksklusif.
Skala kawasan ini tergolong besar, dengan luas lahan yang disebut mencapai sekitar 180 hektar. Di dalamnya terdapat beberapa bangunan utama dengan gaya arsitektur yang berbeda.
Sejumlah vila mengusung desain klasik Eropa, dilengkapi interior mewah yang disebut menelan biaya hingga miliaran yuan.
Fasilitas Lengkap dan Nilai Fantastis
Kemewahan kompleks ini terlihat dari berbagai fasilitas yang tersedia. Di antaranya helipad pribadi, kolam renang luas, hingga danau buatan yang berada di dalam kawasan.
Selain itu, sistem keamanan disebut sangat ketat dengan jumlah staf yang besar. Hal ini menambah kesan eksklusif pada properti tersebut.
Nilai properti menjadi salah satu aspek yang paling banyak diperbincangkan. Ada klaim yang menyebut nilainya mencapai puluhan hingga ratusan triliun rupiah, meski belum ada angka resmi yang dikonfirmasi.
Isu Kepemilikan Masih Spekulatif
Nama yang kerap dikaitkan dengan kompleks ini adalah Huang Zhiyuan, yang juga dikenal sebagai Teguh Ganda Wijaya. Ia merupakan bagian dari keluarga besar pendiri Sinar Mas Group.
Meski demikian, informasi tersebut masih berdasarkan laporan yang beredar di publik. Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi yang memastikan kepemilikan properti tersebut.
Update Terbaru
Afrika Selatan Tahan Imbang Ceko 1-1 di Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 12:38 WIB
Turki Hadapi Paraguay pada Laga Hidup-Mati Grup D Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 12:38 WIB
Amerika Serikat Bersiap Hadapi Australia di Laga Kedua Grup D Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 12:38 WIB
AS vs Australia Perebutkan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 12:38 WIB
Promotor Tambah Hari Konser BTS di Jakarta, Tiket Hari Ketiga Segera Dijual
Jumat / 19-06-2026, 12:37 WIB
Jesse Marsch Beri Kabar Terbaru soal Cedera Ismael Kone
Jumat / 19-06-2026, 12:37 WIB
HoYoverse Rilis Genshin Impact Luna VII, Ini Kode Redeem Gratisnya
Jumat / 19-06-2026, 12:37 WIB
Investasi Emas: Lindungi Aset dari Inflasi untuk Pemula
Jumat / 19-06-2026, 12:37 WIB
Polri Gelar Layanan SIM Keliling di Jakarta, Medan, Bandung, dan Bali
Jumat / 19-06-2026, 12:36 WIB
Antam Turunkan Harga Emas Batangan Jadi Rp2.673.000 per Gram
Jumat / 19-06-2026, 12:36 WIB
Subsidi Energi APBN 2026 Berisiko Melonjak Rp50-75 Triliun
Jumat / 19-06-2026, 12:36 WIB
Guru Besar IPB University Ungkap Alasan Nyamuk Suka Golongan Darah O
Jumat / 19-06-2026, 12:36 WIB
AC Milan Resmi Aktifkan Kontra-Opsi, Francesco Camarda Kembali ke San Siro
Jumat / 19-06-2026, 12:34 WIB
Aturan Jeda Minum Piala Dunia 2026 Soroti Pentingnya Hidrasi Pemain
Jumat / 19-06-2026, 12:34 WIB






