Pelatih tim nasional Kanada, Jesse Marsch, memberikan kabar terbaru mengenai kondisi gelandang Ismael Kone yang mengalami cedera serius saat melawan Qatar di Piala Dunia 2026.

Kone mengalami dislokasi dan patah kaki kiri pada menit ke-51 setelah ditekel keras oleh pemain Qatar, Assim Madibo.

in1

>>> HoYoverse Rilis Genshin Impact Luna VII, Ini Kode Redeem Gratisnya

Madibo pun mendapat kartu merah atas pelanggaran tersebut.

Pertandingan itu berakhir dengan kemenangan telak Kanada 6-0 atas Qatar yang harus bermain dengan sembilan pemain setelah Homam Ahmed juga dikartu merah di babak pertama.

Marsch memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Kone dan menegaskan bahwa sang pemain ditangani oleh tim medis terbaik.

"Dia mewakili apa yang menjadi ciri khas tim ini. Saya pikir dia adalah pemain terbaik kami saat melawan Bosnia.

Dia akan baik-baik saja, dia sedang bersama para dokter. Dia akan bersama kami lagi," ujar Marsch dikutip dari BBC.

Marsch juga menyatakan kebanggaannya terhadap performa seluruh skuad yang dinilai mampu mewakili identitas Kanada dengan sangat baik.

"Dia adalah bagian penting dari semua yang kami lakukan. Para pemain mewakili semua hal hebat tentang negara ini.

>>> Investasi Emas: Lindungi Aset dari Inflasi untuk Pemula

Saya bangga menjadi pelatih mereka," jelasnya.

Kemenangan perdana Kanada di Piala Dunia ini sempat diselimuti kekhawatiran akibat cedera yang menimpa gelandang berusia 24 tahun milik Sassuolo tersebut.

"Kami ingin bermain sepak bola sedemikian rupa sehingga penonton terpesona. Hari ini, 40 juta warga Kanada bisa mengatakan bahwa mereka berada di stadion.

Pertandingan yang luar biasa dari tim kami," kata Marsch dilansir Goal. com.

Meski kehilangan Kone di sisa kompetisi, Marsch tetap optimis bahwa sang pemain akan mendapatkan perawatan maksimal.

"Ini merupakan kehilangan besar, tapi dia akan baik-baik saja. Kami akan menyediakan dokter terbaik untuknya," ujarnya.

>>> Polri Gelar Layanan SIM Keliling di Jakarta, Medan, Bandung, dan Bali

Kanada selanjutnya akan menghadapi Swiss pada pertandingan terakhir fase grup, 24 Juni, untuk memperebutkan status juara Grup B.