KPK: Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500 untuk Menteri Kehutanan Raja Juli
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) nonaktif Suhardiman Amby mengumpulkan uang hingga 46.500 dolar Singapura yang diduga diperuntukkan bagi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan uang tersebut awalnya dihimpun dalam rupiah dari kepala desa, camat, dan koperasi unit desa (KUD) yang beranggotakan petani.
>>> Harga Minyak Dunia Masih Bertahan Dekat Level US$100 per Barel
"Uang-uang yang terkumpul dalam rupiah ini kemudian dikonversi dalam bentuk dolar Singapura yang totalnya mencapai sekitar 46.500 dolar Singapura.
Kemudian, bupati ini diduga memberikan uang tersebut kepada Pak Menhut RJ," ujar Budi di Jakarta, Jumat (24/7).
Budi menambahkan bahwa pemberian itu telah dikonfirmasi di ruang publik oleh Raja Juli. Meski demikian, KPK masih mendalami apakah seluruh uang tersebut benar-benar diterima oleh Raja Juli.
Informasi dari Saksi Kunci
Informasi mengenai nominal uang yang diduga diberikan kepada Raja Juli diperoleh penyidik saat memeriksa Ketua DPRD sekaligus Ketua KUD Kuansing, Juprizal (JUL), sebagai saksi pada 8 Juli 2026.
JUL diduga menjadi penghubung saat bupati mengumpulkan uang dari petani anggota KUD, kades, dan camat.
Dalam pemeriksaan, KPK mendapati informasi bahwa uang yang telah diberikan kepada Raja Juli berjumlah sekitar 12.000 dolar Singapura.
"Dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik kepada JUL ini, penyidik juga melakukan penyitaan uang sekitar 12.000 dolar Singapura," kata Budi.
Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Kuansing dan Jakarta pada Senin (29/6). Dalam OTT tersebut, lembaga antirasuah mengamankan 10 orang.
>>> Kendaraan Listrik Bebas Pajak, DKI Kehilangan Pendapatan Rp2 Triliun
OTT itu menjadi yang ke-14 sepanjang 2026.
Update Terbaru
Bosan dengan Plafon Putih? Ini 7 Rekomendasi Warna dari Desainer
Selasa / 28-07-2026, 00:28 WIB
Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK
Selasa / 28-07-2026, 00:22 WIB
Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik
Selasa / 28-07-2026, 00:15 WIB
Mainan Kucing Magikarp Pokémon Dijual Empat Kali Lipat di Pasar Sekunder
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Evolusi Delibird di Pokémon Diamond dan Pearl Muncul dari DVD Langka
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
S.T.A.L.K.E.R. 2 Cost of Hope Ungkap Jadwal Rilis dan Menuju Chernobyl
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Jim Carrey Beri Penghormatan Terakhir Usai Chuck Russell Meninggal
Selasa / 28-07-2026, 00:08 WIB
Evolusi Tren Gym Modern: Bukan Cuma Tempat Angkat Beban Biasa
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Makeup Praktis dan Nyaman Jadi Tuntutan Baru Gaya Hidup Perempuan Modern
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Kebijakan Baru Insentif EV Bidik Mobil dan Motor Listrik Lokal
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Garuda Muda Gilas Kamboja 5-1 Lewat Aksi Cemerlang Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Spesimen Ijazah Jokowi Berbeda dari Lulusan UGM 1985 Menurut dr. Tifa
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Bocoran Harga Global Redmi Note 17 Series Sebelum Peluncuran Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB







