KPK Dorong Kampanye Digital untuk Tekan Biaya Politik yang Mahal
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan perubahan pola kampanye dalam pemilu dan pilkada dengan mengurangi mobilisasi massa dan mengoptimalkan pemanfaatan media sosial serta platform digital.
Langkah tersebut dinilai dapat menekan biaya politik sekaligus mengurangi potensi praktik korupsi yang berawal dari tingginya ongkos kontestasi politik.
>>> Vivo Y6c 4G Resmi Dirilis di China, Harga Mulai Rp2 Jutaan
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pola kampanye saat ini masih bergantung pada pemasangan alat peraga kampanye (APK), rapat umum, hingga pengerahan massa yang membutuhkan anggaran besar.
"Kondisi ini pada akhirnya mempersulit upaya menghadirkan pemimpin yang berintegritas dan memperbesar risiko politik transaksional," kata Budi dalam keterangannya, Sabtu (18/7/2026).
Menurut KPK, model kampanye yang mengandalkan rapat umum perlu dievaluasi seiring meningkatnya penetrasi internet dan penggunaan media sosial di Indonesia.
Platform digital dinilai dapat menjadi sarana yang lebih efektif dan efisien untuk menyampaikan visi, misi, serta program kerja kepada masyarakat.
"Model rapat umum yang membutuhkan biaya besar dinilai perlu ditinjau kembali dan digantikan dengan metode yang lebih efektif, seperti pemanfaatan media digital dan media sosial," ujarnya.
KPK berharap perubahan pola kampanye tersebut membuat persaingan politik lebih bertumpu pada kualitas gagasan, program, dan integritas kandidat, bukan besarnya modal yang dimiliki.
Usulan Pembiayaan Politik dan Transparansi
Selain mendorong digitalisasi kampanye, KPK mengusulkan pemerintah mengambil peran lebih besar dalam pembiayaan politik, salah satunya melalui penyediaan alat peraga kampanye bagi seluruh peserta pemilu.
Menurut KPK, dukungan negara dapat mengurangi beban biaya yang ditanggung kandidat sekaligus menekan ketergantungan terhadap penyandang dana yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.
KPK juga menyoroti masih dominannya penggunaan uang tunai dalam proses politik.
Update Terbaru
Pesta Gol Timnas Indonesia Berkat Aksi Impresif Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 01:22 WIB
Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
Selasa / 28-07-2026, 01:21 WIB
Nissan Dayz Model Terbaru di Jepang Kini Semakin Aman Berkat Fitur Keselamatan
Selasa / 28-07-2026, 01:21 WIB
Dua Masjid di Tepi Barat Dibakar Pemukim Israel, Ini Faktanya
Selasa / 28-07-2026, 01:14 WIB
Eksperimen Formasi John Herdman Saat Timnas Hadapi Kamboja
Selasa / 28-07-2026, 01:09 WIB
Piala AFF 2026: Mitchell Baker Cetak Tiga Gol ke Gawang Kamboja
Selasa / 28-07-2026, 01:01 WIB
Dualisme Keraton Solo Picu Dua Perhelatan Sekaten Berbeda
Selasa / 28-07-2026, 01:01 WIB
Mandalika Racing Series 2026 Putaran Ketiga Lahirkan Calon Juara Dunia
Selasa / 28-07-2026, 01:00 WIB
Skuad Garuda Bungkam Kamboja 5-1 Lewat Hattrick Debut Bersejarah
Selasa / 28-07-2026, 00:51 WIB
Nasabah Terima Voucher Haji Rp245 Juta dari Bank Mega Syariah
Selasa / 28-07-2026, 00:50 WIB
Aksi Heroik Warga Gagalkan Penusukan Tiga Wanita oleh Pria di Paris
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Stunting pada Anak Berdampak Serius pada Perkembangan Kognitif
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Klasemen Piala AFF 2026: Garuda Tempel Vietnam Usai Pesta Gol
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Mitchell Baker Ungkap Rasa Tak Percaya Usai Cetak Hattrick untuk Indonesia
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB







