Vivo baru saja meluncurkan ponsel budget terbaru di China bernama Y6c 4G. Perangkat ini sudah tersedia untuk dibeli di pasar daratan China dengan satu konfigurasi memori.

Vivo Y6c 4G ditenagai oleh prosesor Unisoc T7225 berbasis 12nm.

>>> Sinopsis Skyfall: Misi James Bond Menghadapi Musuh dari Masa Lalu

Chip octa-core ini menggabungkan dua inti A75 berperforma tinggi dengan enam inti A55 efisien, dengan kecepatan maksimal 1,8GHz.

Untuk grafis, ponsel ini mengandalkan GPU Arm Mali-G57. Layarnya menggunakan panel LCD 6,74 inci dengan poni waterdrop dan resolusi 1600×720 piksel.

Layar tersebut mendukung refresh rate 120Hz yang mulus dan kecerahan hingga 1200 nits. Vivo juga telah mendapatkan sertifikasi TÜV Rheinland untuk emisi cahaya biru rendah.

Baterai Besar dan Kamera Sederhana

Vivo Y6c 4G dibekali baterai berkapasitas 6500 mAh. Vivo mengklaim baterai ini dapat bertahan hingga lima tahun pemakaian normal.

Pengisian daya didukung melalui kabel 15W. Kapasitas baterai yang sama juga digunakan pada Vivo Y60, menunjukkan konsistensi lini budget Vivo.

>>> Ella Bright Jadi Brand Ambassador Pertama Rare Beauty

Di sektor kamera, ponsel ini mengandalkan kamera belakang utama 8MP dan kamera depan 5MP untuk selfie.

Fitur ketahanan meliputi sertifikasi SGS lima bintang untuk ketahanan jatuh dan benturan, serta rating IP65 yang melindungi dari debu dan percikan air.

Fitur tambahan termasuk volume output yang ditingkatkan 150%, sensor sidik jari di samping, dan OriginOS 6 berbasis Android 16.

Ponsel ini juga dilengkapi pemancar inframerah yang dapat mengontrol lebih dari 3.000 model TV, AC, dan peralatan lainnya.

Harga dan Ketersediaan

Vivo Y6c 4G dijual di China dalam satu varian 4GB+128GB dengan harga 899 yuan, atau sekitar Rp2 jutaan.

>>> Gen Coop RUN 2026: Lari 5K hingga Pop-up Koperasi Digital Meriahkan Hari Koperasi

Belum ada informasi mengenai ketersediaan di pasar global.