Tecno Pova 8 resmi meluncur di Indonesia dengan sejumlah peningkatan signifikan dibanding pendahulunya.

Smartphone ini mengusung baterai jumbo 8.000 mAh dan fitur Alive Matrix Display yang menjadi pembeda utama.

>>> Gap dan Hailey Bieber Luncurkan Koleksi Denim Nostalgis The Hailey Jean

Meski secara desain masih mirip Tecno Pova 7, spesifikasi yang ditawarkan Pova 8 benar-benar berbeda. Dapur pacu dan kapasitas baterai menjadi sektor yang paling menonjol.

Desain dan Alive Matrix Display

Tecno Pova 8 membawa konsep desain bernama Alive Matrix Display. Panel dot-matrix kecil di bagian belakang ini dapat menampilkan berbagai animasi.

Panel tersebut merespons musik, menampilkan panggilan masuk, ikon notifikasi, timer, hingga menunjukkan waktu saat smartphone dibalik. Pengguna juga bisa membuat pola sendiri.

Meski bukan fitur yang esensial untuk gaming, Alive Matrix Display lebih berguna dibanding sekadar lampu LED tanpa fungsi jelas.

Bodi belakang masih mengusung gaya semi-industrial dengan pola menyerupai papan sirkuit. Dimensi bodi 0,1 mm lebih tipis dari Pova 7, namun bobot naik menjadi 225 gram.

Smartphone ini sudah mengantongi rating IP64, tahan cipratan air dan debu.

Di bagian depan, terdapat layar IPS LCD 6,76 inci dengan resolusi 2.344 x 1.080 piksel dan refresh rate 144Hz.

Namun, refresh rate 144Hz hanya berlaku pada aplikasi bawaan, sementara aplikasi lain berjalan di 120Hz.

Penggunaan panel IPS LCD menjadi kompromi, karena di rentang harga Rp4-5 jutaan banyak pesaing yang sudah menggunakan AMOLED.

Bezel bawah juga masih lebih tebal dibanding sisi lainnya.

Performa dan Daya Tahan Baterai

Tecno Pova 8 ditenagai prosesor Dimensity 7100 buatan TSMC 6nm. Secara angka, prosesor ini lebih rendah dari Dimensity 7300 Ultimate pada Pova 7.