KPK Luncurkan E-Learning ASN Berintegritas untuk 6,7 Juta Pegawai
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi meluncurkan program E-Learning ASN Berintegritas sebagai strategi nasional pencegahan korupsi.
Peluncuran berlangsung di Kantor Lembaga Administrasi Negara (LAN), Jakarta, pada Rabu, 17 Juni 2026.
>>> Samuel Sekuritas Borong Saham RLCO Rp661 Miliar Akibat Repo
Program ini menyasar lebih dari 6,7 juta Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Indonesia.
KPK menggandeng Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta LAN dalam sinergi skala nasional tersebut.
Sistem pembelajaran berbasis digital ini menghadirkan enam modul interaktif berkonsep Labirin Integritas. Modul tersebut dapat diakses kapan saja untuk melatih aparatur negara menghadapi dilema etika.
Uji Coba Berhasil Jangkau 62.750 Pegawai
Sebelum diresmikan, uji coba program telah dilakukan pada 12 instansi percontohan.
Dari target awal 56.788 pegawai, uji coba berhasil menjangkau 62.750 orang melalui Learning Management System di masing-masing instansi.
Ketua KPK Setyo Budiyanto menyebut ASN sebagai wajah negara yang ditemui masyarakat setiap hari. Ia menekankan bahwa integritas merupakan faktor utama dalam menghadirkan keadilan pelayanan publik.
"Yang kita bangun bukan sekadar platform digital, tetapi gerakan nasional pembelajaran integritas ASN," ujar Setyo dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa pencegahan korupsi harus dimulai dari kesadaran dan pembentukan karakter.
Setyo mengapresiasi kementerian dan lembaga yang berkolaborasi. Ia berharap masukan terus disampaikan untuk perbaikan program ke depan.
Digitalisasi Pengadaan Masih Rawan Kebocoran
Setyo menyoroti kelemahan sistem digitalisasi pengadaan barang dan jasa melalui E-Catalogue. Menurutnya, sistem tersebut masih bisa diakali oleh pejabat yang minim integritas.
Ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap praktik makelar kasus yang memanfaatkan kebocoran informasi internal. Para calo bergerak setelah mendapatkan rincian spesifikasi pengadaan dari oknum dalam.
Update Terbaru
Dua Masjid di Tepi Barat Dibakar Pemukim Israel, Ini Faktanya
Selasa / 28-07-2026, 01:14 WIB
Eksperimen Formasi John Herdman Saat Timnas Hadapi Kamboja
Selasa / 28-07-2026, 01:09 WIB
Piala AFF 2026: Mitchell Baker Cetak Tiga Gol ke Gawang Kamboja
Selasa / 28-07-2026, 01:01 WIB
Dualisme Keraton Solo Picu Dua Perhelatan Sekaten Berbeda
Selasa / 28-07-2026, 01:01 WIB
Mandalika Racing Series 2026 Putaran Ketiga Lahirkan Calon Juara Dunia
Selasa / 28-07-2026, 01:00 WIB
Skuad Garuda Bungkam Kamboja 5-1 Lewat Hattrick Debut Bersejarah
Selasa / 28-07-2026, 00:51 WIB
Nasabah Terima Voucher Haji Rp245 Juta dari Bank Mega Syariah
Selasa / 28-07-2026, 00:50 WIB
Aksi Heroik Warga Gagalkan Penusukan Tiga Wanita oleh Pria di Paris
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Stunting pada Anak Berdampak Serius pada Perkembangan Kognitif
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Klasemen Piala AFF 2026: Garuda Tempel Vietnam Usai Pesta Gol
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Mitchell Baker Ungkap Rasa Tak Percaya Usai Cetak Hattrick untuk Indonesia
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Bosan dengan Plafon Putih? Ini 7 Rekomendasi Warna dari Desainer
Selasa / 28-07-2026, 00:28 WIB
Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK
Selasa / 28-07-2026, 00:22 WIB
Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik
Selasa / 28-07-2026, 00:15 WIB







