Ancaman PHK 2026 Menghantui, Sektor Manufaktur Jadi yang Paling Rentan
Kenaikan harga kendaraan akibat mahalnya komponen impor menurunkan daya beli masyarakat. Penurunan volume penjualan berujung pada pengurangan tenaga kerja di beberapa daerah.
Berikut daftar sektor industri yang diprediksi mengalami dampak PHK cukup besar:
- Sektor Industri Elektronik: Tertekan akibat ketergantungan pada komponen impor yang harganya melambung.
- Sektor Otomotif: Mengalami penurunan permintaan karena harga jual produk semakin tinggi.
- Sektor Tekstil, Garmen, dan Alas Kaki: Menghadapi tantangan dari sisi biaya produksi dan persaingan global.
Di Sidoarjo, Jawa Timur, sekitar 200 buruh otomotif sudah terkena PHK akibat penurunan penjualan. KSPI mengkhawatirkan tren ini akan berlanjut jika pemerintah tidak segera bertindak.
Potensi PHK di sektor tekstil, garmen, dan alas kaki diprediksi mencapai sekitar 9.000 pekerja dalam tiga bulan ke depan.
>>> Jemaah Haji Asal Soppeng Kalungkan Boneka Unta Demi Cucu
Data dan Proyeksi dari Core Indonesia
Kekhawatiran badai PHK diperkuat kajian Center of Reform on Economics (Core) Indonesia. Riset bertajuk "COREInsight: Badai PHK (Belum) Berlalu" memaparkan proyeksi signifikan.
Core Indonesia memperkirakan tambahan jumlah pekerja terdampak PHK pada kuartal II 2026. Angkanya berkisar antara 15.300 hingga 20.300 orang dari berbagai sektor.
Estimasi tambahan PHK berdasarkan sektor menurut kajian Core Indonesia:
- Sektor Manufaktur (Pengolahan): 8.700 – 12.100 pekerja.
- Sektor Jasa: 3.300 – 4.500 pekerja.
- Sektor Pertanian: 3.300 – 3.600 pekerja.
Data menunjukkan sektor manufaktur paling rentan menghadapi guncangan ekonomi. Perhitungan menggunakan pendekatan tabel input-output BPS 2020.
Peneliti Core Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menyebut proyeksi ini didasarkan pada beberapa asumsi. Salah satunya hambatan distribusi logistik di Selat Hormuz yang diprediksi masih berlangsung lama.
Skenario terburuk juga mempertimbangkan pelemahan rupiah hingga Rp17.400 per dolar AS. Jika terjadi, biaya impor akan semakin tidak terkendali.
Update Terbaru
Chicharito Sebut Messi Superman, Ronaldo Batman
Senin / 06-07-2026, 16:13 WIB
Julian Quinones Bersinar di Piala Dunia 2026, Ferretti Beri Pujian
Senin / 06-07-2026, 16:13 WIB
Julián Quiñones Buka Keunggulan Meksiko atas Afrika Selatan di Piala Dunia
Senin / 06-07-2026, 16:08 WIB
Update Kode No Scope Arcade Roblox Juli 2026, Klaim Hadiah Gratis
Senin / 06-07-2026, 16:08 WIB
Kode Driving Empire Roblox Juli 2026 Terbaru, Dapatkan Cash dan Mobil Gratis
Senin / 06-07-2026, 16:08 WIB
Buruh Respons Kabar PHK Massal Karyawan Tokopedia
Senin / 06-07-2026, 16:07 WIB
Perkuat Hilirisasi, Kemenperin Kembangkan Sentra IKM di Manggarai
Senin / 06-07-2026, 16:07 WIB
Bupati Gowa: ASN Tak Nyaman Akibat Hak Angket DPRD
Senin / 06-07-2026, 16:07 WIB
Kapal Dilarang Berlayar di Radius 5 Km dari Kawah Gunung Anak Krakatau
Senin / 06-07-2026, 16:07 WIB
David dan Victoria Beckham Rayakan Anniversary di Tengah Keretakan dengan Brooklyn
Senin / 06-07-2026, 16:03 WIB
Tuchel Puji Mentalitas Inggris Usai 10 Pemain Kalahkan Meksiko
Senin / 06-07-2026, 16:03 WIB
9 Ciri-Ciri Orang Bermental Tangguh, Apakah Kamu Termasuk?
Senin / 06-07-2026, 16:03 WIB
Rasio Valuasi S&P 500 Capai Level Tertinggi, Peringatkan Potensi Penurunan Pasar
Senin / 06-07-2026, 16:01 WIB
Love Island USA: Corbin dan Parmida Tersingkir Usai Voting Publik
Senin / 06-07-2026, 16:00 WIB







